Connect with us

Politik

Direksi PDAM Tirta Moedal Terancam Dirombak

Published

on

DALAM waktu dekat jajaran direksi PDAM Tirta Moedal Semarang terancam mengalami perombakan. Plt Wali Kota Hendrar Prihadi, Selasa (18/12) menegaskan, bahwa bulan Januari, pihaknya telah memerintahkan Plt Sekda untuk mengumpulkan jajaran direksi PDAM dan dinas terkait guna melakukan evaluasi menyeluruh.

“Intinya akan ada tindakan kepada jajaran direksi. Tunggu saja nanti,” katanya singkat.
Hendrar Prihadi menambahkan, bahwa pada intinya, sebagai Perusda PDAM tidak hanya mengejar profit saja. Tapi ada poin yang tak kalah penting yaitu masalah pelayanan.

“Keuntungan itu bisa jadi investasi untuk memberikan pelayanan terbaik. Yang utama tentu pelayanan ke masyarakat,” kata Hendi, sapaan akrab Hendrar prihadi.

Pihaknya berusaha memecahkan permasalahan tentang masih banyaknya komplain dari pelanggan. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah manajemen yang sigap, tanggap dan bisa bekerja cepat menyelesaikan permasalahan.

Prioritas Pelayanan

“Pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu prioritas utama. Maka kami pun telah memberikan masukan kepada jajaran direksi untuk bisa bekerja sebaik mungkin,” tegas dia.
Sebelumnya memang muncul banyak desakan ke Pemkot Semarang untuk segera melakukan perombakan di jajaran direksi PDAM.

Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Kholison mengungkapkan, masih banyaknya keluhan dari masyarakat menunjukkan kinerja PDAM belum maksimal. Plt Wali Kota sebagai owner diharapkan lebih berani bertindak tegas melakukan perombakan hingga ke unsur pimpinan.

“Dalam Perda no 7 th 2006 soal Pendirian PDAM sudah ditegaskan, bahwa pemkot berhak mengevaluasi kinerja direksi jika dinilai kurang memuaskan. Kami sangat mendukung jika Plt Wali Kota bertindak tegas menyelesaikan masalah ini,” tegasnya.

Dengan langkah tegas yang dilakukan, maka perombakan diharapkan bisa dilakukan secepatnya. Perombakan perlu dilakukan hingga di jajaran direksi dan direktur utama. “Diharapkan dengan adanya penyegaran direksi, akan ada perbaikan dalam kualitas pelayanan,” tambahnya.

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Yearzy Ferdian mengatakan, dalam waktu dekat Komisi B DPRD memang akan melakukan evaluasi kinerja seluruh perusda di akhir 2012. Evaluasi ini termasuk membicarakan kinerja, pelayanan serta laporan keuangan masing-masing perusda.  “Karena bagi kami, prioritas utama perusda memang pelayanan,” tegasnya.

Sumber: Suara Merdeka

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending