Mahasiswa PLS UNNES Optimalisasi Potensi Desa Melalui Literasi Kewirausahaan

Himpunan mahasiswa (HIMA) jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada tahun 2021 berkesempatan mendapatkan pendanaan salah satu program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yaitu Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D).

HIMA adalah sebuah organisasi kemahasiswaan di tingkat jurusan pada suatu perguruan tinggi atau universitas. HIMA sendiri menjadi wadah untuk mengembangkan minat bakatnya baik di bidang akademik maupun non akademik, serta menampung aspirasi mahasiswa melalui berbagai program kerja.

PHP2D adalah program kegiatan pemberdayaan masyarakat  yang dapat diselenggarakan oleh mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Badan Eksekutif Mahasiswa. Pelaksanaan PHP2D diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli mahasiswa dan kontribusinya kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera.

Tanggal 22 Agustus 2021, Tim PHP2D HIMA PLS UNNES melaksanakan kegiatan seminar di Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang yang bertempat di Balai Desa Duren. Kegiatan ini sebagai awal rangkaian PHP2D empat bulan kedepan. Kegiatan mengundang Kepala Desa Duren, Ketua Jurusan Pendidikan Luar sekolah, Pembina PHP2D, segenap dosen dan fungsionaris Pendidikan Luar Sekolah, Ketua Gemah Ripah, dan seluruh mitra perwakilan dari Dusun Clapar, Keropoh, dan Mejing.

Rangkaian acara seminar diawali dengan pembukaan, sambutan oleh ketua pelaksana mahasiswa sdr Rana Indah Setyawati, sambutan Ketua Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Ibu Dr. Mintarsih Arbarini, M.Pd., yang saat itu diwakilkan oleh Sekretaris Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Bapak Abdul Malik, S.Pd., M.Pd., dan sambutan Ibu Kepala Desa Duren Ibu Trismi, S.E. sekaligus membuka acara. Dilanjutkan doa lalu penutup, serta dokumentasi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Memasuki acara semi nonformal, pemaparan gambaran umum tentang apa yang akan dilakukan selama empat bulan kedepan. Pertama, menjelaskan tentang PHP2D dan adanya penekanan program yang ditujukan kepada mahasiswa untuk berperan aktif dalam pemberdayaan desa. Program yang dicanangkan Kemendikbud ini harapannya dapat membuat mahasiswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembangunan desa dan dapat menumbuhkan empati terhadap sekitarnya.

Program yang diselenggarakan di Desa Duren yang terpusat di Dusun Clapar ini berjudul “OPTIMALISASI POTENSI DESA WISATA MELALUI PEMBERDAYAAN LITERASI KEWIRAUSAHAAN BUNGA CRISAN DALAM MENCIPTAKAN PRODUK ALTERNATIF DAN BERBAGAI PEMASARANNYA”.

Literasi kewirausahaan yang dimaksud adalah keinginan mengajak mitra untuk memahami kewirausahaan itu seperti apa, dan bagaimana mengelolanya. Tujuan yang ingin dicapai yaitu pemanfaatan bunga crisan sisa panen, pemaksimalan potensi bunga crisan, menciptakan produk alternatif, dan membuat souvenir iconic oleh-oleh khas Bandungan yaitu gantungan kunci.

Pemaparan selanjutnya mengenai tiga metode pengeringan bunga yaitu Dried Flower dengan tiga cara yaitu outdoor, semi outdoor, dan indoor. Kemudian Press Flower menggunakan alat pres, dan yang terakhir metode preserved flower menggunakan silica gel. Produk yang akan dihasilkan tidak hanya terpusat pada gantungan kunci saja, namun akan dieksplorasi lebih jauh seperti membuat bouqet bunga kering, liontin, cincin, dan sisir menggunakan resin.

Harapannya, seminar ini menjadi awal perjalanan Tim PHP2D HIMA PLS UNNES bersama mitra untuk bersama-sama belajar menciptakan masyarakat desa yang aktif, mandiri, berwirausaha, dan sejahtera yang saling bekerja sama mencapai tujuan yang diharapkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.