Babahe “Garap” 99 PSK Gambilangu

SENIMAN Catur Widya Pragolopati menggarap lakon “Kenapa Kau Panggil Aku Bunga?” di komplek resosialisasi Gambilangu. Dalam produksinya, pria yang akrab disapa Babahe itu “menggarap” 99 pekerja seks komersial (PSK)  untuk menjadi pemainnya.

“Latihan dilakukan sejak 8 Desember. Hanya sempat empat kali latihan,” kata seniman yang baru-baru ini meluncurkan buku Blakotang ini.

Pemandangan langka ini jelas menjadi perhatian warga Rowosari dan sekitarnya. Komplek resosialisasi yang biasanya hiruk pikuk, mendadak sepi karena para penghuni dan warga menyaksikan pentas ini. Musik dangdut dan karaoke yang biasanya hingar binger juga tak terdengar.

Warga dan penghuni lokalisasi lain tampak mengitari instalasi yang disulap jadi panggung.  Meski baru kali itu berteater, tapi para pemain mampu menyuguhkan pertunjukan yang menghibur. Ceritanya tentang dua perempuan yang menjadi pekerja seks komersial (PSK). Karena tak bisa menjaga diri, salah satu dari mereka tertular HIV/AIDS. Teman dan saudara pun menjauh ketakutan. Akhirnya salah satu dari mereka sekarat tewas mengenaskan.

“Persiapannya hanya dua minggu tapi mbak-mbaknya latihan sangat serius dan antusias, hasilnya mereka bisa bermain dengan lepas,” kata pentolan Teater Tikar Ibrahim.

Lazimnya pentas di tempat umum, aturan-aturan menonton pun tak dikenal. Para penonton bebas ngobrol, tertawa bahkan berteriak mengomentari permainan. Tak jarang celetukan-celetukan cabul keluar dari mulut penonton.

“Dicipok wuenak kui,” sahut seorang wanita ketika melihat adegan dua pemain berpelukan.

Acara ini digagas kelompok Teater Tikar Semarang sebagai peringatan Hari HIV/AIDS.

 

Facebook Comments

2 Comments

  1. Bend

    December 21, 2012 at 11:05 am

    Ijin ngutip, Mad

  2. Slamet basuki

    December 30, 2012 at 9:51 am

    Ini baru acara yang mendidik,jangan jadikan gambilangu hanya obyek eksploitasi sex saja.gambilangu punya peran yang besar dibidang lainya…. Aku asli gbl…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.