Andy Kusworo: Guru Harus Kreatif dan Melek Teknologi

Ada kebahagiaan dan kebanggaan yang tergambar dalam wajah Andy Kusworo (29). Guru Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Anugerah Bangsa ini baru saja ditetapkan sebagai pemenang I tutor paket B terbaik tingkat nasional.

Sebagai salah satu pemenang Andi menerima penghargaan langsung Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Selasa (24/11) di Jakarta. Penghargaan diberikan pada anugerah pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi yang dihelat pada peringatan hari guru.

Perjalanannya menjadi tutor paket B terbaik se-Indonesia cukup panjang. Ia mengikuti seleksi tingkat Kota Semarang dan menang. Ia mewakili Semarang pada acara serupa di tingkat provinsi. Di sini Andy kembali menjadi jawara sehingga berhak mewakili Jawa Tengah ke tingkat nasional.

“Bagi saya penghargaan ini sangat bermakna. Sekolah tempat saya mengajar sangat perperan sehingga saya termotivasi berinovasi dan berprestasi,” katanya kepada Merah Putih.

Menurut Andy, selain seorang guru itu sendiri yang inovatif dalam proses belajar mengajar, peran siswa pun begitu tinggi. Misalnya, siswa yang mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diberikan oleh gurunya.

“Saya terpilih bukan hanya karena memiliki inovatif dan kreativitas tinggi saja, tetapi karena saya pun telah membawa murid saya berprestasi. Itu Juga salah satu penilaian dari juri,” ungkap pria yang hobi memproduksi film itu.

Menjadi guru di era seperti saat ini, menurut Andy, harus kreatif dan produktif. Perkembangan teknologi juga menuntuk guru terampil beradaptasi. Guru tak boleh buta teknologi.

Perpaduan ketiganya itu yang berhasil membawa siswa-siswinya meraih prestasi, khususnya di bidang perfilman. Pernah siswa yang ia bimbing di sekolahnya meraih juara pertama Festival Film Dokumenter Dieng dan juara ketiga Festival Film Dokumenter Kemkominfo.

Memang, selain mengajar, pria kelahiran Banjarnegara ini aktif bergerak di bidang kreatif. Salah satu bidang yang ia tekuni adalah perfilman. Banyak sudah prestasi yang telah ia raih di dalamnya.

“Guru harus berkarya, harus produktif, dan kreatif. Guru harus bisa membawa siswanya berprestasi. Guru harus memiliki karakteristik melek teknologi agar bisa mengikuti perkembangan zaman dan perkembangan siswanya,” tuturnya. Tri Sutrisno

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.