Untuk Mahasiswa Tua yang Ingin Selesaikan TA, Bacalah 8 Tips dari Dosen Unnes Ini…

Untuk semua mahasiswa tingkat akhir (mahasiswa tua?) yang saya cintai dan mencintai saya.

Barangkali sedikit pengalaman membuat saya (merasa) perlu memberi nasehat yang agak berbeda dengan kebanyakan orang, “Tugas akhir (Skripsi, Tesis, maupun Disertasi) yang baik adalah tugas akhir yang bisa membuat anda lulus”.

Jujur, saya tidak cukup idealis untuk mengajarkan pada mahasiswa, bahwa TA sebatas proses berpikir dan menulis yang cukup sampai kata selesai. Mengapa demikian? Karena saya pernah membuat TA -dan selesai- tapi tidak sempat diujikan. Wkwkwk

Menulis TA, bukan sekadar persoalan teman-teman menyampaikan gagasan dalam bentuk tulisan. Bukan juga sekadar skill mencari data, diolah, dan kemudian analisisnya kita tuang dalam MS Word (Pages seandainya teman-teman menulis memakai iOS, atau open office kalau menulis di Linux).

Tapi lebih jauh dari itu, ada hal penting lain dalam proses menulis TA itu, kemampuan kita memaksimalkan jejaring untuk mendapatkan data itu sendiri. wabil khusus untuk teman-teman yang menekuni ilmu sosial, data itu tidak ‘mak bedunduk’ datang. Bahkan sekalipun teman-teman punya laboratorium sendiri untuk bekerja.

Oleh karenanya, saya merasa perlu menekankan juga tips-tips untuk menulis (dan melobi) TA yang (mudah-mudahan) bisa membuat teman-teman lulus.

Tips #1: Baca TA kakak kelas.

Baca TA kakak kelas paling tidak kita akan tahu format TA seperti apa yang berlaku di kampus kita. Sedikit agak kurang beruntung bagi teman-teman yang menjadi rombongan pertama di satu prodi untuk menulis TA, artinya teman-teman belum ada referensi seperti apa TA yang sudah pernah ditulis. Tapi itu bukan masalah besar, teman-teman bisa tanya TA yang pernah dosen tulis. Mudah bukan?

Tips #2: Baca-baca TA dari kampus lain dengan prodi yang sama.

Paling tidak ini akan menambah wawasan teman-teman soal topik-topik menarik yang bisa ditulis untuk dijadikan TA. Atau biasakan akrab dengan internet, teman-teman bisa mencari hasil-hasil penelitian di sana, sekaligus mencegah adanya plagiasi dan merasa kudet (alias kurang update). Ini penting, kadang kita merasa sebuah penelitian itu adalah hal baru, yang senyatanya itu sudah tertinggal beberapa waktu di tempat lain. Well, begitulah kita kadang-kadang, suka merasa hebat. Iya tho?

Tips #3: Matangkan ide dengan diskusi bersama selain DosBing.

Setelah teman-teman tau kira-kira tema apa yang menarik untuk dibahas ada baiknya jangan langsung bertemu DosBing hanya bermodal ‘tema’. Ada yang bisa teman-teman lakukan untuk mematangkan ide sebelum bertemu dengan pembimbing TA/ dewan TA. Salah satu cara ampuh yang dulu saya pakai adalah join di group email (seperti yahoogroups, dsb) atau grup fb yang sekiranya membahas isu yang sedang teman-teman kaji.
Syukur-syukur teman-teman akan ketemu orang yang punya perhatian dalam isu berkenaan dan bersedia untuk diajak diskusi lebih jauh. Artinya, sebelum bertemu pembimbing TA, teman-teman bisa lebih siap untuk setiap pertanyaan yang akan diajukan. *Catatan: Tips ini saya dapat dari mas Eep Saefulloh Fatah (https://id.linkedin.com/in/eep-saef…)

Tips #4: Membangun jejaring informasi institusi non kampus.

Seandainya tidak menemukan grup email, teman-teman bisa mencoba mencari info terkait isu yang akan dibahas melalui NGO-NGO yang memang peduli atas isu yang teman-teman sedang bahas. Nah, cobalah hubungi mereka, barangkali ada yang bisa diajak diskusi, syukur-syukur mau diwawancara jadi nara sumber.

Tips #5: Merujuk karya sendiri.

Jika memungkinkan, tulislah TA yang teman-teman memang menguasai. Syukur-syukur pernah menulis tentang itu dan diseminarkan atau diterbitkan. Itu akan menambah keyakinan pembimbing (bahkan bisa jadi penguji) bahwa teman-teman memang menguasai isu yang ditulis.

Tips #6: TA ditulis sesuai tujuan: lulus!

Tuliskan semua hasil pengamatan dan analisis teman-teman dengan baik dan sesuai prosedur yang berlaku. Ingat! Teman-teman hanya diminta untuk menulis TA agar bisa diujikan dan mendapat gelar kesarjanaan. Bukan untuk mendapatkan Nobel. Jadi, kerjakan sungguh-sungguh, tapi ndak perlu muluk-muluk. 🙂 *Catatan: Tips ini saya dapat dari salah satu teman baik saya Ahmad Hezri Adnan (https://my.linkedin.com/in/hezri-ad…)

Tips #7: Sikap baik.

Tips ini untuk semua proses pencarian data dan penulisan serta bimbingan TA. Upayakan sebisa mungkin anda bersikap baik (baca: bukan menjilat) dengan semua orang yang teman-teman harus temui, apalagi minta data dan persetujuan. Upayakan merespon masukan mereka dengan baik, dengan demikian, mudah-mudahan orang-orang tersebut akan bisa diajak bekerja sama dengan teman-teman untuk membuat TA yang baik dan bisa diujikan.

Tips #8: Selalu ingat, manusia hanya bisa berusaha.

Ada Allah yang mengatur segalanya. Banyak-banyaklah berdoa!
Bagi yang mau menambahkan tips ini, dengan senang hati dipersilakan.
Diambil dari Facebook Cahyo Seftyono
Sumber gambar: Mahasiswa Tua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.