Tugu Muda Kini Lebih Romantis?

TUGU MUDA dulu hanya bundaran biasa. Tapi cobalah tengok sekarang. Sejak dipugar tahun 2008, Tugu Muda jadi tempat dolan yang amat menyenangkan.

Bukan hanya karena taman di sekitarnya kini tampak rapi, semburan air mancur membuat tempat ini amat romantis di malam hari. Apalagi, Tugu Muda kini juga diterangi lampu besar di empat titik yang mengelilinginya.

Tugu Muda merupakan tugu yang berpenampang segi lima. Terdiri dari tiga bagian, yaitu landasan, badan dan kepala. Sisi landasan tugu terdapat relief yang mengisahkan peristiwa heroik Pertempuran Lima Hari di Semarang.

Pada tanggal 28 Oktober 1945 Gubernur Jawa Tengah, Mr. Wongsonegoro meletakan batu pertama pembangunan tugu di lokasi yang direncanakan semula, yaitu di dekat Alun-alun. Namun karena pada November 1945 meletus perang melawan Sekutu dan Jepang, proyek ini terbengkalai.

Kemudian, tahun 1949, oleh Badan Koordinasi Pemuda Indonesia (BKPI), diprakarsai pembangunan tugu kembali. Namun karena kesulitan dana, ide ini juga belum terlaksana.

Tahun 1951, Walikota Semarang, Hadi Soebeno Sosro Wedoyo membentuk Panitia Tugu Muda, dengan rencana pembangunan tidak lagi pada lokasi alun-alun, tetapi pada lokasi sekarang ini. Desain tugu dikerjakan oleh Salim, sedangkan relief pada tugu dikerjakan oleh seniman Hendro.

Batu yang digunakan antara lain didatangkan dari Kaliurang dan Paker. Tanggal 10 November 1951, diletakkan batu pertama oleh Gubernur Jateng Boediono dan pada tanggal 20 Mei 1953, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Tugu Muda diresmikaan oleh n Presiden Ir. Soekarno. Berbagai penataan telah dilakukan untuk menjadikan Tugu Muda sebagai tugu “selamat datang” bagi wisatawan yang berkunjung di Semarang.

Jika Anda gemar menikmati suasana malam, boleh juga sekali waktu ke Tugu Muda. Akhir pekan khususnya, banyak muda-mudi ke sana. Anda akan merasakan suasana malam yang berbeda di Tugu Muda.

Foto: Randry Tama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.