Top! Mahasiswa Jepara Ini Dirikan Sekaran Digital Meeting

Perkembangan teknologi informasi telah banyak dimanfaatkan anak muda untuk menunjang kreasinya. Itu pula yang dilakukan mahasiswa Unnes asal Jepara Heru Ferdiansyah. Ia berinisiatif mendirikan Sekaran  Digital Meeting.

Menurut Heru, forum itu dari ketertarikannya pada dunia teknologi informasi (TI). Dia kemudian bertemu teman-teman yang memiliki minat yang sama.

“Di kampus, mahasiswa yang memiliki minat di bidang digital jumlahnya cukup banyak. Selama ini kami bekerja sendiri-sendiri. Ada yang mengembangkan blog, aplikasi berbasis android, dan game,” katanya.

Bahkan, tambah mahasiswa Jurusan Politik Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) ini, sebagian sudah berkpirah secara professional menjual produk mereka ke user dalam dan luar negeri.

Melihat kondisi itu, ia kemudian mengajak mahasiswa lain untuk bergabung dalam forum yang dirintisnya.

“Sejauh ini memang belum ada produk yang booming, tetapi beberapa produk yang dilahirkan SDM telah digunaan ribuan user,” kata Founder Gagags.com itu.

Heru menilai, prospek dunia digital semakin cerah dari tahun ke tahun. Jika dihadapi dengan kreativitas, peluang besar itu sangat menghasilkan.

Ia mencontohkan, pada tahun 2013 saja, pengguna internet di Indonesia telah mencapai lebih dari 70 juta orang. Peluangnya semakin besar karena transaksi digital saat ini sudah tidak terbatas pada batas-batas negara.

Tantangannya, kata Heru, adalah inovasi. Para pemilik StartUp harus mengenali kebutuhan dan keinginan masyarakat.

“Tidak boleh stag di satu produk saja. Lagipula, produk yang kita luncurkan harus kompetitif secara global,” pungkasnya.

Dosen Fisika Komputer Unnes Sugiyanto MSi berpendapat, kunci kesuksesan StartUp adalah pada kecermatan membaaca pasar.

“Jadi para founder harus kerja cerdas, bukan sekadar kerja keras, “ kata Ketua Badan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPTIK) itu.

Dari pengamatannya, ia menyimpulkan keunikan produk jadi penentuk kesuksesan StartUp. Jika bisa menicptakan sesuatu yang baru, kemungkinan akan sukses. Tapi kalau meniru yang sudah ada, akan sulit berkembang.

“Ini memang tempat yang menjanjikan untuk mahasiswa yang kreatif. Modalnya ringan. Tidak perlu banyak karyawan. Founder bisa jadi karyawan sekaligus,” katanya.

 

 

1 Comment

  1. anas

    February 19, 2015 at 12:41 am

    kreatifitas di era global ini sangat dibutuhkan, tidak hanya kerja keras tetapi kerja cerdas harus dilakukan. sebagai seorang mahasiswa berinovasi adalah sifatnya wajib. salut buat teman kita dan semoga semakin sukses dan mampu bersaing secara global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.