Pemerintah Agar Segera Mencabut TAP MPRS XXXIII/1967

Pernyataan Ketua F-PDI-Perjuangan Majelis Permusyawaratan Rakyat Ahmad Basarah Bukanlah sebagai suatu pernyataan pribadi seperti halnya pernyataan Puan Maharani (Tempo.com)Senin,5 Oktober 2015.Saya sangat sependapat atas pernyaataan beliau, Bahwasanya pernyataan tersebut bukan hanya mewakili keluarga Soekarno yang merupakan korbaan atas tuduhan sebagai dalang Peristiwa G30S seperti yang dituduhkan oleh negara terhadap Pribadi Soekarno didalam TAP MPRS XXXIII/1967.

Namun sebagai pernyataan atas nama rakyat Indonesia sebagai suatu upaya pelurusan sejarah. Walaupun saat ini Soekarno sendiri secara yuridis sudah diakui sebagai Pahlawan Nasional. Apalah artinya jika TAP MPRS XXXIII/1967 masih berlaku. Bahwasanya hal tersebut masih menjadi catatan sejarah dan menjadi pemahaman yang keliru nantinya terhadap generasi yang akan datang.

Saya rasa pemerintah tidak perlu secara langsung mempublikasikan dengan membuat pernyataan maaf kepada Soekarno ataupun Keluarganya namun penekanan terhadap pencabutan atas Tap MPR XXXIII/1967 sebaiknya untuk segera dilaksanakan. Namun jika hal tersebut tidak ada pencabutan maka sejarah atas Soekarno sendiri di ragukan atau disamarkan atau sengaja disamarkan oleh pemerintah sendiri.

Pandangan saya sebagai rakyat tentunya sangat disayangkan jika disatu sisi Presiden Soekarno sebagai pahlawan dan disisi yang lain Sokekarno sebagai Sebagai orang yang terlibat adanya Peristiwa G30S, lalu yang menjadi pertanyaan bagi saya pribadi atas peristiwa tersebut adalah Bahwasanya Soekarno sebagai Presiden Mandataris MPR mau mengkudeta atas pemerintahannya.

Ini sungguh mustahil dan perlu ada kejelasan lebih lanjut atas peristiwa tersebut. dengan pandangan saya tersebut diatas maka Soekarno sendiri salah satu korban bukan seorang aktor ataupun pelaku.Utuk itu Pemerintah sebaiknya untuk segera mencaput Tap MPR XXXIII/1967 sebagai langkah awal dalam membersihkan nama baik Presiden Soekarno.

Saya yakin seluruh rakyat Indonesia jika disajikan lembaran Tap MPR XXXIII/1967 tertanggal 12 Maret 1967 tersebut maka akan bertanya tanya bahwasanya ini sebagai tuduhan. Yang seharusnya dipertanyakan adalah kenapa pemerintah atau MPR saat itu mengeluarkan TAP MPR yang berkaitan atas tuduhan Soekarno sebagai Pelaku Peristiwa G30S.

Dari wacana tersebut diatas bahwasanya ada pemutarbalikan fakta sejarah oleh oknum oknum yang berkuasa saat itu. Saya yakin sampai saat ini rakyat masih mempertanyakan akan hal tersebut. Siapa sebenarnya dibalik pembunuhan para Jendral ??

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *