Walikota Serahkan Bantuan pada Masyarakat

Walikota Soemarmo HS didampingi Sekda Kota Semarang Akhmat Zaenuri menyerahkan bantuan pembangunan kepada masyarakat Kota Semarang Senin (8/8) di Gedung Balaikota Semarang. Penyerahan bantuan ini didasarkan pada proposal yang telah diserahkan warga beberapa waktu lalu kepada Pemkot Semarang.

Bantuan-bantuan tersebut meliputi 4 kegiatan yakni bantuan pembangunan tempat ibadah, bantuan pendidikan non formal keagamaan dan sarana prasarana ibadah, bantuan pembinaan kesenian dan sanggar/ kelompok kesenian, serta bantuan korban bencana alam. Bantuan-bantuan tersebut merupakan permintaan dari warga kota Semarang melalui proposal ke Pemkot Semarang.

Walikota Soemarmo HS  berharap dana bantuan bisa digunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan proposal yang diajukan sebelumnya.

“Jumlahnya mungkin sedikit jika dilihat dari masing-masing proposal, tetapi kalau dijumlah secara keseluruhan mencapai lebih dari 1,5 Milar rupiah” tandas Soemarmo.

Lebih lanjut, pihak Pemkot Semarang melalui lurah dan camat suatu saat akan meninjau langsung ke lokasi yang mendapat bantuan. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui penggunaan dana bantuan serta mengetahui keswadayaan masyarakat di lingkungan RT RW setempat.

“Dana bantuan ini sifatnya stimulan, bukan bantuan yang bisa membangun sebuah kegiatan. Harapannya agar masyarakat selalu dinamis dan berswadaya dalam membangun kampungnya sendiri,” ungkap Walikota.

Dengan demikian masyarakat akan dapat merasakan dan merasa “handarbeni” wujud pembangunan seperti gapura, jembatan, mushola/ masjid, gedung PKK maupun tempat pendidikan. Semua itu juga merupakan bentuk peningkatan keguyuban masyarakat mulai dari tingkat RT, RW sehingga Insyaalloh Kota Semarang tidak akan pernah tertinggal dengan kota-kota lainnya, lanjut Walikota.

Menurut Soemarmo, tahun ini akan Pemerintah Kota lebih memfokuskan kegiatan pembangunan penataan wajah kota.

“Jika wajah kotanya jelek pastilah masyarakat-masyarakat dari luar kota maupun investor tidak pernah melirik Kota Semarang”. tandas Soemarmo. Sementara program pengentasan rob dan banjir yang dilakukan bersama-sama antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Insyaallahakan berakhir di tahun 2013, pungkasnya. PortalSemarang.Com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.