Diskusi Tan Malaka Diprotes Mapenab

Puluhan orang yang mengaku dari Aliansi Masyarakat Peduli Nasib Bangsa (Mapenab) menggeruduk sekretariat Komunitas Hysteria di Jalan Stonen, No.29, Bendan Ngisor, Gajahmungkur, Semarang. Mereka memprotes rencana Komunitas Hysteriadan Komunitas Sejarah Semarang (KSS) menggelar diskusi tentang Tan Malaka, malam nanti.

“Kami menuntut agar diskusi Tan Malaka digagalkan, karena dia (Tan Malaka) pernah terlibat dengan gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI),” kata Sucipto, ketua LSM Mapenab.

Sucipto menambahkan, meskipun masyarakat menerima Tan Malaka sebagai pahlawan nasional, tapi di akhir-akhir dia terlibat dalam kasus PKI. Untuk itu dia menilai, diskusi tentang PKI sama saja menghidupkan kembali komunisme atau marxisme.
“Kami akan terus melawan dan menolak segala macam bentuk komunisme dan marxisme. Sebab, hal itu tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia,” imbuhnya sebagimana dikutip Sindonews.

Sementara itu, Sekertaris Komunitas Pegiat Sejarah Semarang Yunantio Adi Setiawan mengatakan, diskusi akan tetap dilaksanakan. “Akan tetap kita laksanakan, namun atas rekomendasi kepolisian, mungkin tempatnya akan kami pindah. Kalau tidak di kampus, kemungkinan di rumah dinas Gubernur Jateng,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.