Mengabaikan Jaga Jarak saat Pembukaan Mal di Pekalongan

Pekalongan – Pembukaan kembali mal di Pekalongan setelah tutup beberapa hari akibat pandemi virus corona yang semakin meluas. Nampaknya pandemi virus corona tidak membuat mal di Pekalongan sepi akan pengunjung. Terpantau pada Senin (18/5/2020), mulai dari parkiran mal yang ramai dan juga pintu masuk mal yang banyak keluar masuk orang. Pembukaan kembali mal di Pekalongan banyak pengunjung yang datang tidak hanya untuk melihat-lihat saja tetapi juga beberapa diantaranya berbelanja untuk keperluan dirumah yang sudah mulai habis.

Salah satu pengunjung mal, Hidayah mengatakan, “Pembukaan kembali ini sangat ramai pengunjung dan banyak pengunjung yang belanja buat kebutuhan sehari-hari dan sekalian melihat-lihat”.

Pihak mal sendiri sudah menerapkan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah mulai dari tempat cuci tangan, wajib menggunakan masker, hingga mengatur antrian pengunjung dikasir. Terlihat dari pintu masuk mal setiap pengunjung yang masuk dilakukan pengecekan suhu tubuh dan juga mencuci tangan dengan handsanitizer yang disediakan.

Salah satu pihak keamanan mal Pekalongan yang ditemui pada Kamis (28/5/2020), Syafiqurrahman mengatakan, “Dari pihak keamanan memantau, menjaga dan juga melaksanakan protokol kesehatan sesuai standar dari dinas kesehatan Pekalongan, tiap pengunjung dan karyawan yang masuk yang pertama wajib pakai masker, cuci tangan dan juga cek suhu badan”.

Pihak mal juga telah menyediakan masker untuk pengunjung yang kedapatan tidak memakai masker. Di pintu-pintu utama lokasi pusat perbelanjaan, juga dipasang spanduk dan poster imbauan penerapan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Banyak pengunjung yang datang tetapi tidak mengikuti aturan yang dikeluarkan pemerintah seperti memakai masker, masih ada beberapa orang yang saya lihat tidak memakai,” lanjut Hidayah.

Meskipun pihak mal sudah menyediakan masker untuk pengunjung yang kedapatan tidak menggunakan masker, masih saja beberapa pengunjung tidak memakai masker yang sudah diberikan pihak mal. Bahkan setelah dilakukan pengecekan suhu tubuh oleh petugas mal, masih saja banyak pengunjung yang mengabaikan jaga jarak saat memilih barang belanjaan.

“Dipintu masuk mal dilakukan pengecekan suhu tubuh dan mencuci tangan, kemudian dipintu masuk perbelanjaan juga dilakukan kembali pengecekan suhu tubuh dan cuci tangan. Namun saat didalam tempat perbelanjaan banyak pengunjung yang tidak jaga jarak itu yang membuat takut pengunjung yang lain yang sudah mengikuti aturan,” ungkap Hidayah.

Menurutnya pihak mal harus lebih memperketat pengawasan terhadap pengunjung yang datang ke mal, baik di setelah pintu masuk mal dan setelah pintu masuk perbelanjaan bahkan diparkiran mal sekalipun.

[Muflikhatun Khasanah]   

Berita ini merupakan hasil belajar peserta mata kuliah jurnalistik Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan FIP UNNES.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.