Masuk RS Dr. Kariadi Wajib Cuci Tangan

RUMAS Sakit dr. Kariadi Semarang mewajibkan pengunjung menuci tangan, Sabtu (5/5/2012) kemarin. Para pengunjung, dokter maupun perawat serta petugas cleaning service diminta  mencuci tangan dengan cairan berbahan alkohol dan gleserin sebelum masuk ke ruangan.

Kegiatan ini sebagai puncak peringatan hari cuci tangan sedunia hari ini. Menurut Direktur Medik dan Peralatan RS Kariadi, Bambang Sudarmoko, RS melakukan kampanye cuci tangan sejak sebulan yang lalu dengan tujuan mengurangi infeksi penyakit pada pasien RS.

Selain mencegat setiap pengunjung yang masuk, pihak RS juga menempelkan poster-poster cuci tangan di sepanjang lorong RS dan di jaga oleh perawat-perawat berpenampilan cantik.

“Kebiasaan cuci tangan diharapkan bisa muncul dari kampanye ini. Tujuannya jelas, membentuk budaya sehat, setidaknya terhindar dari diare akibat kuman,” kata Bambang.

Dengan kebiasaan cuci tangan, angka infeksi di RS berkurang sehingga angka penggunaan antibiotik juga berkurang. “Dengan begitu waktu perawatan akan lebih cepat dan resiko lbh kecil, sehingga biaya perawatan pun turun.”

Susilo, salah satu pengunjung dari Kendal mengaku saat ini ia menjadi lebih mengerti langkah-langkah mencuci tangan dengan benar setelah dipandu petugas RS yang mencegatnya.

“Mencuci tangan sebenarnya tak serampangan. Namun ada urutannya. Mulai dari menggosok telapak tangan, sela-sela jari hingga kuku,” kata Susilo.

Di RSUP Kariadi sudah dilakukan pemetaan ruangan berdasarkan resiko infeksi.

“Kami juga menyiapkan tim pencegahan dan penanggulangan infeksi di RS Kariadi,” kata Bambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.