Hei Mahasiswa Baru, Jangan Lewatkan 11 Hal Ini Selama Kuliah Kalau Tidak Mau Menyesal

Masa kuliah selalu jadi masa paling menyenangkan dalam hidup. Kamu sudah mulai punya kewenangan menentukan keputusan, tapi sekaligus masih dapet subsidi orang tua. Waktu bermain banyak, uang tersedia, tapi pengawasan longgar.

Nah, dengan keuntungan itu, kamu punya kesempatan luas mencoba banyak hal. Makanya, jangan sampai habiskan masa kuliah dengan kuliah-kantin-kos aja. Kalau tidak ingin menyesal, lakukan 11 hal berikut ini.

1. Kenali Cewek/Cowok Paling Oke di Kelas

Awal masuk kuliah itu masa paling tepat buat “browsing” cowok atau cewek idaman. Kalau kampusmu besar dan mahasiswanya banyak, di sana akan tersedia tipe apa pun yang selama ini kamu cari. Yang cakepnya kayak Luna Maya, ada. Yang kutu buku kayak Betty Lafea juga banyak.

Kalau kamu udah temukan cewek/cowok idaman, jangan buang kesempatan buat kenalan dengan dia. Mintalah PIN BB, nomor telepon, atau akun FB biar bisa ngobrol lebih personal. Kalau kamu ngempet keinginan buat kenalan, kamu bakal nangis-nangis kalau bulan depan dia udah jalan sama orang lain.

2. Kencani Dosen Single

Kalau ada dosen cakep yang masih single, berkenalanlah secara lebih personal. Buat awal, kamu bisa pura-pura pinjam buku atau tanya referensi. Tapi kalau kamu tahu kalau dia masih “kosong”, langsung aja ambil ancang-ancang ya. Haha. Ini bisa buat melatih jam terbang, tapi kalau mau serius juga oke.  Ingat, cinta itu buta warna. Kalau memang jodoh, siapa tahuuuu…

3. Gabung di Komunitas

Di kampus, mau nyari komunitas apa aja ada. Komunitas parkour ada. Komunitas fotografer ada. Bahkan kamu akan temukan komunitas yang aneh-aneh. Ada komunitas pecinta vespa, pecinta reptil, bahkan klub pecinta film Korea. Kalau kamu nyari lebih dalam, komunitas pecinta JKT48 juga ada.

Gabung dengan komunitas akan membuat kehidupanmu jadi makin seru. Kamu punya banyak teman, hobi kamu pun tersalurkan.

4. Baca Buku Filsafat

Kalau sekarang kamu cuma baca buku kuliah, lekaslah bertobat.  Suwer! Emang sih itu buku wajib. Tapi itu nggak cukup buat ngembangin pikiranmu. Carilah buku filsafat dan baca dengan cool.

Kalau kamu pemula, gak usah maksa baca Teori-Teori Kebenarannya Richard Kirkham. Mulai aja dari yang lebih basic. Misalnya The Tree of Pholosiphy. Kamu juga jangan melewatkan buku-buku canon karya Tana Malaka, Soekarno, atau Ki Hajar.

5. Tampil di Publik

Jangan mengurung diri dalam kesenderian. Kalau ada kesempatan, tampillah di tempat publik. Caranya bisa macem-macem. Kalau kamu suka teater, bikin aja performance art di jalanan. Kalau kamu suka lukis, bikin aja pameran. Syukur-sukur kalau kamu pede buat isi ceramah di musala atau masjid.

6. Nulis

Nulis itu kegiatan psikologis, sosial, dan spiritual sekaligus. Jangan cuma bikin makalah tugas kuliah. Tulislah berbagai persoalan pribadi dan sosial yang kamu alami. Itu akan membuat argumentasimu lebih terabadikan. Sukur-sukur kalau kamu bisa nembus penerbit dan tulisanmu diterbitkan. Lumayan, dapat royalty juga tuh.

7. Belajar Bahasa Inggris

Kebayang nggak zaman sekarang ada sarjana yang gak bisa ngomong bahasa Inggris? Kalau ketemu bule, mereka tanya alamat terus kamu krik-krik karena ga tahu maksudanya gimana? Sebelum itu terjadi, belajarlah bahasa Inggris! Kamu bisa ambil kursus di luar. Tapi cara paling hemat sih: macarin senior dari sastra Inggris. 🙂

8. Naik Gunung

Kalau kampusmu di tengah kota, tiap hari kamu bakal ketemu mobil, motor, bising, dan kemacetan. Tugas kuliah akan kamu selesaikan dengan laptop dan internet.

Semua perangkat canggih itu lama-kelamaan bisa bikin kamu stress lho. Makanya, cobalah melarikan diri ke gunung barang satu atau dua malam. Merasakan sensasi dirngin di gunung, ngliat bintang, atau kabut juga bisa membuat kamu fresh spiritual. Kamu jadi tahu, betapa indahnya ciptaan Tuhan.

9. Main Poker

Berhentilah main zombie vs plant di laptop. Juga behentilah main tembak-tembakan di Spesial Misson. Ambil kartu remi, panggil teman-teman kos, dan mulailah bermain poker. Siapa kalah, coret pipinya pakai arang, pakaikan wajan sebagai topi, atau suruh dia nembak ibu kos.

10. Bisnis

Semua pebisnis besar memulai usahanya dari kecil. Bill Gates memulai Microsoft dari garasi. Steve Jobs juga menyewa garasi untuk memulai bisnis. Chaerul Tanjung malah jualan buku fotokopian wakt kuliah. Cobalah berbisnis sesuai hobi. Boleh jualan, boleh jadi makelar, atau jualan jasa. Asal halal dan kamu bisa happy.

11. Trip ke Luar Negeri

Sebagai kampung halaman, Indonesia emang negara paling nyaman dihuni. Tapi, itu bukan alasan untuk terus menerus di Indonesia. Carilah kesempatan untuk bertualang ke luar negeri. Bisa nabung, bisa juga yaris sponsor. Tidak usah jauh-jauh ke Eropa dulu. Ke negara tetangga seperti Vietnam atau Myanmar juga nggak kalah seru lho.

2 Comments

  1. DWI

    May 18, 2015 at 6:50 am

    Bagus nih referensinya!

  2. Lim Han

    August 31, 2015 at 5:30 am

    Sdh delapan tahun yg lalu, buat kalian mahasiswa baru, semangat bangga kan ortu, ojo pacaran wae..

Leave a Reply

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.