Denmark Bantu Pemerintah Jawa Tengah Kelola Sampah

Pemerintah Denmark memberikan bantuan berupa Program Dukungan Lingkungan/ Environment Support Programme (ESP3) kepada pemrintah Provinsi Jawa Tengah. Bantuan itu sebesar US$ 1,6 juta atau Rp 208 miliar itu untuk mengolah sampah dan limbah menjadi energi terbarukan.

Dengan bantuan itu, Jawa Tengah diharapkan dapat memecahkan persoalan sampah di Jawa Tengah yang hingga kini menjadi momok kota-kota besar.

“Ada teknologi yang diberikan kepada kita untuk pengolahan sampah menjadi energi. Saya kira sangat bagus, Kota Semarang yang sampahnya sudah membludak itu bisa kita olah,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai dikunjungi Duta Besar Denmark, Casper Klynge, Rabu (27/5).

Ganjar menyampaikan Program ESP3 tersebut sudah berjalan selama satu tahun. Pihaknya telah memilih beberapa daerah sebagai percontohan.

Beberapa proyek yang didanai antara lain TPA Jeruk Legi Cilacap. Kapasitas sampah 36 ton akan diolah menjadi bahan bakar dengan total biaya proyek sebesar US$ 2,5 juta.

Adapun sampah di TPA Jatibarang Semarang akan dikonversi menjadi energi listrik. DI TPA ini poteensi pembangkit listrik sekitar 2 MW.

“Intinya waste management yang lebih environment friendly. Jadi saya kira sangat bagus sekali,” ujarnya.

Untuk mempercepat dan menyukseskan proyek kerjasama ini, Ganjar akan memperbaiki beberapa kekurangan. Sebab, dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh DANIDA (tim dari Denmark) terjadi penundaan implementasi yang signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.