Karya Ilmiah di Sekolah, antara Belajar dan Dapat “Uang”

Teks karya ilmiah merupakan teks yang harus diajarkan di sekolah, khususnya kelas XI dan kelas XI. Hal ini tertuang dalam keputusan kepala badan penelitian  dan pengembangan dan perbukuan nomor 018/H/KR/2020 tentang kompetensi inti (KI) dan kompetensi  dasar (KD) pelajaran pada kurikulum  2013  pada pendidikan anak usia dini,  pendidikan dasar, dan pendidikan menengah berbentuk sekolah  menengah atasuntuk kondisi  khusus.

KI & KD pada kebijakan tersebut merupakan kebijakan darurat Pandemi Covid 19. Oleh karena itu, banyak penyederhaan dari KI & KD sebelumnya.

Namun, teks karya ilmiah tetap masuk dalam KI & KD yang baru. Dalam pembelajran kelas XI, teks karya ilmiah terdapat pada kelas XI KD 3.5 Menganalisis sistematika dan kebahasaan karya ilmiah, dan KD 4.5 Mengonstruksi   sebuah   karya   ilmiah dengan  memerhatikan  isi,  sistematika, dan kebahasaan.

Bagi saudara kembar Karina Yoviana dan Karisma Lela Noviana (18 tahun) siswi SMA Ihsaniyah Tegal, menulis Karya Ilmiah baginya merupakan hobi yang sangat menyenangkan. Kebiasaan menulis Karya Ilmiah sudah dilakukannya sejak kelas X, ketika sedang pembelajaran Bahasa Indonesia, oleh Guru Andri Saeful Adnan.

Banyak prestasi yang diraih oleh Karina Yoviana dan Karisma Lela Noviana dalam kurun waktu 1 tahun. Karisma Lela Noviana berhasil meraih Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Tentang Linkungan Hidup, yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal, Sedangkan Karina Yoviana berhasil meraih juara II Lomba Dongeng TB yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kota Tegal.

Dalam waktu yang bersamaan, Karina Yoviana dan Karisma Lela Noviana mengikuti lomba yang sama, yaitu Lomba Krenova tingkat kota Tegal,  dengan formasi beda kelompok, namun keduanya tetap meraih Juara. Karisma Lela Noviana dan kawan-kawannya meraih Juara I lomba dan berhasil mewakili Kota Tegal dalam ajang yang sama tingkat Provinsi Jawa Tegah.

Sedangkan Karina Yoviana dan kawan-kawan berhasil meraih juara harapan 1. Keduanya sangat tidak menduga dengan apa yang mereka raih, pasalnya waktu yang disediakan oleh panitia lomba sangatlah sedikit. Namun, TIM ANESHOPY berhasil keluar sebagai juara umum, dengan merai Piagam, Piala, dan uang pembinaan. Tim Aneshopy mengangkat tema pemanaatan daun sisrsak sebagai essensial oil anti nyamuk dengan media difuser. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Karisma Lela Noviana dibantu oleh Politeknik Harapan Bersama Tegal, produk yang dihasilkan sangat efektif dalam mengusir nyamuk.

Oleh karena itu, mereka berhasil mengalahkan 17 tim peserta lain, bahkan dari SMA Negeri dan perguruan tinggi dalam wilayah kota Tegal. Pembelajaran teks karya ilmiah di SMA Ihsaniyah Tegal sangatlah menyenagkan, ungkap Karina dkk.

Andri SA, Dr. Tommi Yuniawan, M. Hum.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.