Kampus
Bekali 334 Mahasiswa Baru, Satgas PPK UNS Dorong FK UNS Jadi Ruang Aman untuk Belajar dan Bertumbuh
Sebanyak 334 mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) mendapatkan pembekalan mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNS 2026. Kegiatan sosialisasi yang berlangsung pada Selasa (11/8/2026) tersebut digelar di Gedung Pendidikan Kedokteran FK UNS, Kampus Surakarta.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UNS membekali mahasiswa baru agar tidak hanya siap menjalani kehidupan akademik, tetapi juga mampu membangun relasi yang sehat, memahami hak dan kewajibannya, serta mengetahui langkah yang tepat ketika menghadapi persoalan di lingkungan kampus.
Secara keseluruhan, sosialisasi PPK dalam rangka PKKMB UNS 2026 diberikan kepada 11.276 mahasiswa baru UNS yang tersebar di 16 titik di semua fakultas secara bersamaan. Di lingkungan FK UNS, pembekalan diikuti oleh 334 mahasiswa baru.
Dosen S1 Kebidanan FK UNS sekaligus anggota Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UNS, Rufidah Maulina, SST., M.Sc., mengatakan pemahaman mengenai kampus yang aman perlu diberikan sejak mahasiswa pertama kali memasuki lingkungan perguruan tinggi.
“Kami ingin mahasiswa memahami sejak awal bahwa kampus seharusnya menjadi ruang yang aman untuk belajar, bertumbuh, dan berinteraksi. Karena itu, penting bagi mahasiswa untuk mengenali berbagai bentuk kekerasan, memahami batasan dalam berinteraksi, berani bersikap ketika melihat atau mengalami kekerasan, serta mengetahui ke mana harus mencari bantuan,” ujar Rufidah.
Menurutnya, mahasiswa baru memasuki fase kehidupan yang memberikan lebih banyak ruang untuk belajar, berorganisasi, membangun pertemanan, serta mencoba berbagai pengalaman baru. Kebebasan tersebut perlu berjalan bersama dengan tanggung jawab untuk menghormati hak dan batas orang lain.
Materi sosialisasi juga menekankan bahwa kampus aman bukan sekadar kondisi tanpa kasus kekerasan. Kampus yang aman merupakan ekosistem yang membuat seluruh warga kampus merasa dihargai, terlindungi, dan berani berkembang. Hal tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh warga kampus, termasuk mahasiswa, dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan bermartabat.
Sementara itu, Dwi Hermawan, S.Pd., M.Pd., Dosen UNS sekaligus anggota Satgas PPK UNS, yang menjadi bagian dari tim pemateri, mengajak mahasiswa untuk memahami bagaimana bersikap ketika menghadapi persoalan di lingkungan kampus.
Dwi menekankan pentingnya prinsip “jangan salah bertindak, jangan salah merespons, dan jangan salah mencari pertolongan.” Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar mahasiswa tidak mengambil tindakan yang justru dapat membahayakan diri sendiri, korban, maupun proses penanganan.
“Ketika menghadapi persoalan di kampus, mahasiswa tidak harus menyelesaikannya seorang diri. Yang penting adalah mengenali situasinya, mengutamakan keselamatan, menyimpan informasi yang relevan, kemudian mencari bantuan melalui orang, layanan, dan mekanisme yang tepat,” jelas Dwi.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar mampu memberikan respons yang tepat ketika ada teman yang menceritakan pengalaman kekerasan. Mendengarkan, mempercayai cerita, tidak menghakimi, menjaga kerahasiaan, menanyakan kebutuhan, dan membantu mencari pertolongan merupakan langkah yang perlu dikedepankan.
Kenali Kekerasan, Pahami Hak, dan Berani Melapor
Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai bentuk kekerasan, yakni kekerasan fisik, psikis, perundungan, kekerasan seksual, diskriminasi dan intoleransi, serta kebijakan yang mengandung kekerasan. Pemahaman ini diharapkan membantu mahasiswa mengenali perilaku yang berpotensi menimbulkan kerugian maupun penderitaan bagi orang lain.
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan hak yang dimiliki dalam menciptakan kehidupan kampus yang aman. Di antaranya hak untuk mendapatkan lingkungan kampus yang aman, memperoleh informasi dan edukasi mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan, terlindungi dari kekerasan, serta memperoleh informasi mengenai mekanisme pelaporan dan penanganan melalui Satgas PPK UNS.
Di sisi lain, mahasiswa memiliki kewajiban untuk tidak melakukan kekerasan, menghormati hak dan batas orang lain, ikut mencegah kekerasan, serta tidak diam ketika mengetahui adanya kekerasan. Pelaporan juga harus dilakukan melalui mekanisme yang tepat dan tidak disertai tindakan intimidasi, main hakim sendiri, maupun penyebaran informasi kasus secara liar.
Jika mahasiswa mengalami persoalan, Satgas PPK UNS mendorong mereka untuk terlebih dahulu memastikan keselamatan, mengenali situasi yang dihadapi, menyimpan informasi yang relevan seperti pesan, tangkapan layar, foto, dokumen, waktu, tempat, maupun pihak yang mengetahui kejadian, kemudian menghubungi orang yang dipercaya atau layanan yang tepat.
Dugaan kekerasan dapat dilaporkan melalui kanal aduan Satgas PPK UNS, yakni uns.id/LaporSatgasPPK, WhatsApp 0813-2706-2341, email satgasppk@unit.uns.ac.id, maupun dengan datang langsung ke Satgas PPK UNS.
Pembekalan kepada mahasiswa baru tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya UNS menggeser perspektif tentang kampus aman, dari sekadar slogan menuju kesadaran dan tanggung jawab kolektif. Satgas PPK UNS menekankan pentingnya perubahan dari budaya diam menuju keberanian untuk melakukan sesuatu, serta dari kepatuhan formal menuju internalisasi nilai anti kekerasan dalam kehidupan kampus.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa baru FK UNS diharapkan tidak hanya memahami aturan, tetapi juga memiliki keberanian untuk saling menjaga dan mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi persoalan. Semangat tersebut dirangkum dalam pesan “Saling Jaga, Satu Suara, Lawan Kekerasan” sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan kampus UNS yang aman dan bermartabat.
-
Muda & Gembira12 years agoKalau Kamu Masih Mendewakan IPK Tinggi, Renungkanlah 15 Pertanyaan Ini
-
Lowongan11 years agoLowongan Dosen Akademi Teknik Elektro Medik (ATEM), Deadline 24 Juni
-
Muda & Gembira11 years agoSMS Lucu Mahasiswa ke Dosen: Kapan Bapak Bisa Temui Saya?
-
Muda & Gembira11 years agoSembilan Kebahagiaan yang Bisa Kamu Rasakan Jika Berteman dengan Orang Jepara
-
Muda & Gembira12 years agoInilah 10 Sifat Orang Ngapak yang Patut Dibanggakan
-
Muda & Gembira12 years agoInilah 25 Rahasia Dosen yang Wajib Diketahui Mahasiswa
-
Kampus13 years agoAkpelni – Akademi Pelayaran Niaga Indonesia
-
Kampus14 years agoUnwahas – Universitas Wahid Hasyim
