Connect with us

News

Dewi Menjelajah Dunia Lewat Halaman Buku

Published

on

Reporter: Nuril Elsa Yuliyanti

Bagi Dewi, membaca bukan sekadar kegiatan untuk mengisi waktu luang. Lewat halaman demi
halaman buku, ia merasa bisa berimajinasi, berpetualang, bahkan seolah-olah mengelilingi
dunia tanpa harus benar-benar pergi ke tempat tersebut.

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) itu mengaku lebih menyukai buku fiksi,
terutama novel. Dari berbagai novel yang pernah dibaca, karya Tere Liye menjadi salah satu
yang paling diminatinya. Ada satu judul yang secara khusus membuatnya jatuh cinta pada
dunia membaca, yaitu Hujan.

“Motivasiku suka membaca itu saya ingin berimajinasi, berpetualang, dan mengelilingi dunia,”
ujar Dewi.

Ketertarikannya terhadap membaca bermula ketika pandemi Covid-19. Saat duduk di kelas
VIII SMP, aktivitas yang banyak dilakukan di rumah membuat Dewi merasa bosan. Ia
kemudian memilih membaca buku fiksi bertema petualangan. Dari kebiasaan tersebut,
membaca perlahan menjadi kegiatan yang membuatnya ketagihan.

Bahkan, buku pertama yang dibelinya saat itu ternyata merupakan buku bajakan. Dewi
mengaku awalnya tidak mengetahui bahwa buku tersebut adalah buku bajakan. Ia tertarik
setelah menemukan buku dengan harga yang sangat murah di aplikasi belanja daring dan
kemudian membelinya.

Bagi Dewi, daya tarik membaca terletak pada kemampuannya membawa pembaca masuk ke
dalam cerita. Ketika berhasil mendalami isi buku, ia merasa seolah-olah ikut mengalami
peristiwa yang diceritakan. Cerita tentang petualangan, misalnya, dapat membuatnya ikut
merasakan pengalaman berpetualang melalui imajinasinya.

Tidak semua buku selalu mudah dinikmati. Dewi pernah merasa jenuh ketika membaca salah
satu karya Nh. Dini. Menurutnya, penggunaan bahasa dalam buku tersebut cukup sulit
dipahami sehingga membuatnya harus berpikir lebih keras untuk memahami maknanya.
Meski demikian, hal tersebut tidak membuatnya berhenti membaca. Ketika menemukan buku
yang menarik, Dewi bahkan bisa menyelesaikannya dalam waktu setengah hari. Ia biasanya
membaca sesuai dengan kesibukannya. Jika sedang tidak sibuk, ia dapat membaca dua hingga
tiga kali dalam sehari.

Bagi Dewi, membaca juga berkaitan dengan suasana. Ia menyukai tempat terbuka yang sepi
ketika membaca karena suasana tersebut membuatnya lebih nyaman. Perasaan yang muncul
selama membaca pun berbeda-beda, bergantung pada cerita yang sedang diikuti. Ia bisa merasa senang, sedih, hingga terharu.

Ketertarikannya terhadap buku fiksi bukan berarti semua genre disukainya. Dewi mengaku
kurang menyukai novel bergenre romantis. Baginya, pilihan bacaan lebih banyak ditentukan
oleh selera masing-masing pembaca.

“Baca buku itu enggak harus setiap hari atau setiap bulan kok, tapi sesuaikan dengan kesibukan masing-masing,” katanya.

Selain memberikan hiburan, membaca bagi Dewi juga menjadi cara untuk memperoleh
pengetahuan dan mengembangkan kreativitas. Ia bahkan melihat kegiatan membaca sebagai
salah satu sumber inspirasi untuk membuat film. Membaca juga menjadi pelipur dari kesibukan karena membuat pikirannya tidak monoton dan memberinya ruang untuk berimajinasi.

Pengaruh buku terhadap pemikirannya juga cukup terasa. Salah satu contohnya ketika ia
membaca novel Tentang Kamu karya Tere Liye. Kisah tokoh Sri yang menghadapi berbagai
lika-liku kehidupan membuat Dewi menangkap pesan tentang pentingnya bangkit, tidak mudah menyerah, dan tidak patah semangat.

Namun, ia mengaku belum selalu menerapkan pesan moral dari buku yang dibacanya dalam
kehidupan sehari-hari. “Terkadang,” jawabnya ketika ditanya mengenai hal tersebut.

Bagi Dewi, membaca pada akhirnya bukan tentang seberapa banyak buku yang mampu
diselesaikan. Membaca adalah tentang menemukan bacaan yang sesuai dengan minat,
menikmati perjalanan yang ditawarkan sebuah cerita, dan membiarkan imajinasi membawa
pembacanya ke tempat-tempat yang mungkin belum pernah dikunjungi.

Bahkan ketika dunia yang ingin dijelajah terasa begitu luas, Dewi tetap bisa memulainya dari
hal sederhana. Ia memang menyukai berkeliling, meskipun belum sampai mengelilingi dunia.
Baginya, berjalan menyusuri lingkungan sekitar, bahkan sekadar masuk ke gang-gang, juga
bisa menjadi bentuk petualangan kecil.

PORTALSEMARANG.COM adalah media terpercaya yang memberikan informasi bermakna tentang gaya hidup warga Kota Semarang dan sekitarnya. Tertarik kerja sama dengan kami? Kontak Rosi: 0812-3826-1313

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending