Upaya Warga di Tengah Zona Merah Kota Semarang

 

Semarang – Perumahan Dinar Mas khususnya RT 01 RW 16 mendirikan portal yang menjadi tempat lalu lalang warga. Portal ini sengaja dibuat karena melihat banyak warga yang sering keluar rumah dan tidak menaati anjuran pemerintah untuk di rumah saja.

“Memang sengaja dibuat dan sudah diberlakukan sekitar satu minggu ini agar warga merasa malas untuk keluar rumah dan mengurungkan niatnya untuk tidak bepergian,” ungkap Didik warga RT 01 (19/05/20).

Portal tersebut di tutup saat sore hari hingga malam hari, karena melihat banyak yang merasa bosan di malam hari maka ingin bepergian walaupun tidak terlalu penting.

“Anak remaja yang biasanya sering keluar masuk, sekarang mereka ditanya dulu kepentingannya apa jika mereka keluar,” ujar Didik.

Tidak hanya mendirikan portal, RT 01 membuat tempat cuci tangan dengan menggunakan ember besar yang dihubungkan dengan kran air. Sehingga warga yang hendak masuk dapat mencuci tangannya terlebih dahulu terutama warga selain RT 01 yang memiliki kepentingan untuk masuk.

“Ember cuci tangan diletakan di 3 tempat, pertama di dekat portal, kedua di dekat pos kampling karena banyak anak kecil yang setiap sore main bersama dan ketiga di tengah-tengah gang jika sedang berjalan kaki ke gang bawah bisa cuci tangan disitu,” ungkap Didik mengenai lokasi cuci tangan.

Ia mengaku CCTV yang telah dipasang serentak di Kota Semarang juga diperketat. Mengingat banyak orang asing yang masuk dan warga yang hendak pulang kampung.

“Ada salah satu warga yang pulang kampung kesini dan dia datang dari Jakarta, itu sudah diupayakan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah, dengan bantuan orang sekitar rumahnya ikut memantau jika ia keluar rumah,” ungkap Didik.

Diharapkan semua warga dapat menaati anjuran pemerintah yang ada dan terus menjaga imunitas tubuh agar pandemi Covid-19 ini segera usai dan bisa beraktivitas kembali.

 

[Alifia Fadhila Ramadhani]

Berita ini merupakan hasil belajar peserta mata kuliah jurnalistik Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan FIP UNNES.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.