Connect with us

News

Asah Kompetensi Kependidikan, UNNES Terjunkan Mahasiswa Lantip 8 di SMPN 16 Semarang

Published

on

Universitas Negeri Semarang (UNNES) resmi menerjunkan mahasiswa Program Lapangan Terapan Kependidikan (Lantip) 8 di SMP Negeri 16 Semarang, Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam melaksanakan tugas kependidikan di satuan pendidikan.

Kepala SMPN 16 Semarang Purnami Subadiyah, S.Pd., M.Pd. menegaskan bahwa menjadi seorang guru tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengajar, tetapi juga keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Guru itu digugu lan ditiru. Apa yang disampaikan dan dilakukan guru akan menjadi contoh bagi peserta didik. Karena itu, kami berharap mahasiswa Lantip dapat menjaga sikap, kedisiplinan, serta memberikan teladan yang baik selama berada di lingkungan sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Dosen Pamong Lantip 8 UNNES Dr. Galuh Kirana Dwi Areni, S.S., M.Pd. menjelaskan bahwa selama 45 hari mahasiswa akan menjalani proses belajar sekaligus memberikan kontribusi dalam kegiatan pendidikan di sekolah.

“Selama 45 hari ini mahasiswa tidak hanya dididik, tetapi juga mendidik. Mereka belajar memahami bagaimana menjadi seorang pendidik sekaligus mempraktikkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan,” jelasnya.

Disisi lain, Koordinator Guru Pamong SMPN 16 Semarang Sri Rejeki, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan bahwa mahasiswa perlu mengenal lingkungan sekolah sebelum mulai menjalankan berbagai tugas kependidikan.

“Di awal pelaksanaan Lantip, mahasiswa akan dikenalkan dengan lingkungan sekolah, termasuk tata tertib dan aturan yang berlaku. Hal ini penting agar mahasiswa dapat memahami budaya dan kebiasaan yang ada di sekolah,” ungkapnya.

Sri Rejeki menambahkan, pemahaman terhadap aturan dan lingkungan sekolah diharapkan dapat membantu mahasiswa beradaptasi selama menjalankan program Lantip.

“Setelah mengenal lingkungan sekolah, mahasiswa diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan baik dan mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, kegiatan Lantip dapat berjalan dengan tertib dan memberikan pengalaman yang baik bagi mahasiswa maupun sekolah,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan Lantip 8, mahasiswa UNNES diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman praktik mengajar, tetapi juga memahami berbagai aspek kehidupan sekolah secara lebih utuh. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai calon pendidik yang kompeten, berkarakter, dan mampu menjadi teladan bagi peserta didik.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending