Connect with us

Uncategorized

Dari Pramuka untuk SDGs, UNNES Tanamkan Nilai Karakter dan Kepedulian Sosial

Published

on

PORTALSEMARANG.COM, SEMARANG – Universitas Negeri Semarang (UNNES) memperkuat pengenalan nilai-nilai kepramukaan kepada mahasiswa baru melalui Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT) 2026 di Auditorium Prof. Wuryanto UNNES, Kota Semarang, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk membekali mahasiswa dengan karakter, kepedulian sosial, dan kesadaran terhadap lingkungan sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan.

OKPT 2026 mengusung tema “Pramuka UNNES sebagai Pilar Terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs)”. Tema tersebut menjadi pijakan untuk mengenalkan nilai-nilai kepramukaan yang relevan dengan kehidupan mahasiswa sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan memadukan nilai Pancasila, Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan komitmen UNNES sebagai Kampus Konservasi. Ketiga nilai tersebut diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang adaptif, mampu bekerja sama, memiliki rasa tanggung jawab, serta peka terhadap persoalan sosial dan lingkungan di sekitarnya.

Rektor UNNES Prof. Dr. S Martono, M.Si. menegaskan bahwa Pramuka memiliki peran penting dalam membangun karakter sekaligus menanamkan semangat bela negara kepada mahasiswa.

“Sesuai dengan visi kita, kampus kita juga masuk dalam kategori kampus bela negara. Salah satu yang aktif melaksanakan bela negara adalah Pramuka,” tegas Prof. Martono.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjadikan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai kepramukaan tidak hanya relevan saat mengikuti kegiatan organisasi, tetapi juga dapat menjadi landasan dalam bersikap dan menjalankan tanggung jawab sebagai mahasiswa.

“Sesibuk apa pun kita, jangan lupa dengan Tuhan. Sejahat apa pun kita, jangan lupakan Tuhan. Dua itu kita laksanakan setiap hari, insyaallah kita tergolong orang-orang yang baik,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Pramuka Wijaya UNNES Bagas Riyanto menjelaskan bahwa kepramukaan di perguruan tinggi memiliki ruang yang lebih luas daripada sekadar kegiatan kepanduan.

“Melalui OKPT ini, kami ingin menjadikan kegiatan ini sebagai wadah pengenalan kepada mahasiswa baru bahwa Pramuka di perguruan tinggi bukan hanya tentang kegiatan kepramukaan, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berorganisasi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” jelasnya.

Menurut Bagas, semangat tersebut sejalan dengan tema OKPT 2026 yang menempatkan Pramuka sebagai salah satu pilar dalam mendukung pencapaian SDGs. Mahasiswa didorong untuk melihat bahwa kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti kepedulian terhadap lingkungan, keterlibatan dalam kegiatan sosial, serta kemampuan bekerja sama dengan berbagai pihak.

OKPT 2026 juga dirancang untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi melalui pendekatan kepramukaan yang berlandaskan Kode Kehormatan Pramuka. Selain mengenalkan kehidupan kepramukaan di kampus, kegiatan ini menjadi bagian dari proses pendidikan karakter melalui penanaman nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, gotong royong, dan kepedulian.

Rangkaian OKPT tingkat universitas berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) di Auditorium Prof. Wuryanto UNNES dan disiarkan melalui YouTube. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada tingkat fakultas pada Minggu (23/8/2026) di fakultas masing-masing.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Trending