Cara Timiki Endonesa Populerkan Lagi Tembang Dolanan

Anda masih ingat lirik tembang cublak-cublak suweng? Atau, Anda bisa menyanyikan lagi gambang suling? Bisa jadi, Anda justru lebih hafal Sakitnya Tuh Di Sini yang dipopulerkn Cita Citata.

Diki Andrianto tampaknya tak rela kalau lagu-lagu lawas yang pernah jadi klangenannya saat bocah hilang begitu saja. Maka, dia bersama Timiki Endonesia mengaransemen ulang lagu itu sehingga memiliki cita rasa baru.

Timiki Endonesa digawangi sejumlah anak muda. Selain Diki, ada Namex, Aan, Chandra, Ika, dan Ipang. Dibanding menyanyikan lagu pop, mereka lebih tertarik menyanyikan tembang-tembang dolanan. Tujuannya, selain menghibur orang lain, mereka ingin lagu-lagu itu tetap dikenal.

Sebagai grup band, Timiki Endonesa baru lahir sekitar akhir 2013. Mereka pentas di sjeumlah event publik hingga acara formal lembaga pemerintahan. Namun Diki sendiri telah lama mulai menciptakan lagu sejak 2007.

“Belum dikelola secara professional. Saya menciptakan lagu untuk mengeluarkan perasaan saja. Kalau mood ya bikin, kalau enggak ya nggak,” katanya, Kamis (19/2).

Karena itulah, sebagian lagu Timiki Indonesia bernuansa percintaan, sesuai suasana hatinya. Namun, sesekali ia tergelitik untuk bicara tentang masalah sosial.

Dalam lagu Indah Negeriku misalnya, Diki bicara tentang kekayaan kultural bangasa Indonesia yang melimpah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.