Siswa Sekolah Salomo Gelar Doa Bersama

UNTUK kesekian kali ratusan siswa-siswi Salomo 1 Semarang  melakukan aksi damai sebagai bentuk protes mereka atas Yayasan Sampokong Semarang. Kali ini aksi mereka dengan berjalan sejauh lebih kurang satu kilometer untuk berdoa di sebuah gereja di Kedung Batu Semarang.

Selama perjalanan merekamembventangkan poster sebagai bentuk penolakan rencana penggusuran sekolah mereka. Selain itu, mereka juga meneriakkan yel-yel dan menyanyi untuk menarik simpatik warga dan pengguna jalan.

Menurut kepala sekolah Salomo, Purnomo Hadi, acara doa bersama ini dimaksudkan untuk menggalang simpatik dari berbagai pihak untuk membela kepentingan pendidikan. Menurutnya,  penyelamatan sekolah salomo harus dilakukan untuk menyelamatkan nasib ratusan siswa yang menuntut ilmu di sana.

Ia menambahkan bahwa rencana penggusuran tersebut tidak berdasar dan mempunyai bukti yang kuat karena menurutnya tanah sekolah salomo merupakan milik negara yang dibuktikan dengan surat kepemilikan yang sah dari pihak Yayasan Pendidikan Kranggan.

Acara doa bersama di gereja berjalan khidmat. Sejumlah guru dan murid nampak sedih dan menangis saat berdoa. Dengan penuh harap mereka berdoa agar sekolah Salomo dapat diselamatkan dari ancaman penggusuran oleh Klenteng Sam Poo Kong. Rencananya pihak sekolah akan menggalang dana dan bertemu LSM serta mediasi dengan Pemerintah Kota Semarang. PortalSemarang.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.