Sidak Jembatan Timbang, Ganjar Temukan Truk Kelebihan Tonase

Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP menemukan banyak truk melebihi tonase. Temuan itu diperoleh Ganjar saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di UPT Jembatan Timbang Klepu Kabupaten Semarang, Kamis (29/1) malam.

Satu per satu gubernur mengecek hasil timbangan truk yang kebanyakan memuat pasir. Kelebihan tonase muatan truk bahkan mencapai 100 persen lebih. Dari truk berkapasitas 7,5 ton, rata-rata memuat 14 – 15 ton.

Sedangkan truk tronton berkapasitas 20 ton memuat 51 ton. Hanya ada beberapa truk yang tonase muatannya masih ditoleransi sebesar delapan ton.

“Dengan kondisi seperti ini, maka kerusakan jalan di Jawa Tengah menjadi sebuah keniscayaan,” katanya.

Gubernur juga prihatin dengan sikap para sopir truk yang menganggap kelebihan tonase muatan sebagai hal biasa. Ini nampak dari sikap para sopir truk yang tetap tenang meski sudah melanggar dua kali dan ditilang polisi.

Menurutnya, perilaku sopir harus diubah agar mau taat pada peraturan.

“Gih pun ngeten, pak,” jawab seorang sopir truk Sugihartono dengan enteng, saat ditanya gubernur mengapa sering melanggar tonase.

Sementara itu, salah seorang polisi bernama Aiptu Surana yang bertugas di jembatan timbang membeberkan, para sopir mempunyai trik sendiri agar terhindar dari tilang di jembatan timbang.

Dia mengungkap, modus yang digunakan sopir adalah berjalan rombongan. Sehingga, saat jembatan timbang ramai mereka tidak perlu melewatinya.

1 Comment

  1. Jembatan Timbang

    May 13, 2016 at 3:41 am

    Kebetulan ada inspeksi, masih banyak masalah tuh sebenarnya di jembatan timbangnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.