SD Wonosari 01 Perlu Direlokasi

SD Wonosari 01 Kecamatan Ngaliyan dinilai perlu direlokasi ke tempat lain. Langkah ini penting karena sekolah tersebut telah berulang kali terkena banjir bandang. Terakhir, banjir bandang menerjang SD Wonosari 01, Jumat (22/2).

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Fajar Adi Pamungkas mengatakan, Dinas Pendidikan (Disdik) harus mencari solusi konkret terkait persoalan tersebut. Salah satunya dengan merelokasi SD Wonosari ke lahan milik pemkot yang masih memungkinkan digunakan kegiatan belajar mengajar. “Bisa juga di-mergerdengan sekolah terdekat. Namun, harus ada kajian terlebih dahulu, jangan sampai merger malah merusak sistem atau siklus di sekolah yang menjadi tujuan,” tandasnya kemarin.

Relokasi atau merger dinilai menjadi solusi realistis mengingat setiap kali turun hujan dengan intensitas tinggi, SD Wonosari 01 selalu kebanjiran.Kebijakan merelokasi sekolah juga perlu kajian matang. Orang tua siswa harus diajak bicara, setuju atau tidak. Hal itu berhubungan dengan transportasi dan beban ekonomi yang akan mereka tanggung untuk menyekolahkan anaknya.

Dari sisi anggaran, kata Fajar, baik merger ataupun relokasi, tidak ada masalah.Anggaran rehab sekolah untuk kerusakan sedang dan berat telah tersedia lebih dari cukup,berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bantuan pemerintah pusat yang besarannya ratarata Rp40 miliar/tahun.

“Tahun 2012 juga ada sebesar Rp90 miliar karena luncuran dari dana DAK tahun 2011 sekitar Rp45 miliar. Jadi tinggal Disdik sekarang segera menentukan solusi yang cepat,” ujarnya. Fajar mengingatkan, solusi yang akan diambil untuk persoalan SD Wonosari 01 harus disinkronkan dengan kebijakan pemkot lainnya. Misalnya, terkait kebijakan pengendalian banjir di Kota Semarang.

Dikonfirmasi mengenai hal itu,Kepala Disdik Kota Semarang Bunyamin mengaku sedang menghitung infrastruktur dan sarana dan prasarana SD yang rusak akibat banjir. “Materi sedang kami hitung, nanti kita perbaiki, seperti pintu-pintu, bangku dan kursi, serta pagar yang roboh,” ucapnya.

Soal relokasi atau mergerSD Wonosari 01 karena posisinya berdekatan dengan tanggul Sungai Beringin, Bunyamin menganggapnya belum perlu dilakukan.“Posisi SD itu sudah tepat karena keberadaan SD harus di tengah masyarakat. Nanti solusinya kita perkuat tanggul,”katanya.

Kepala SD Wonosari 01 Nuzul Soptiyah mengungkapkan, akibat banjir yang melanda sekolahnya, kondisi ruang kelas dan halaman sekolah masih kotor.Proses kegiatan belajar mengajar belum bisa berjalan maksimal. “Halaman masih licin dan bangku-bangku juga belum bersih,”ujarnya. m abduh/Seputar-Indonesia.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.