Pengumuman UN SMA, Jateng 99,85 Persen Lulus

PENGUMUMAN UN SMA akan dilakukan Sabtu (26/5) hari ini. Tingkat kelulusan hasil Ujian Nasional (UN) siswa jenjang SMA/SMK/MA/SMALB di Jawa Tengah mencapai 99,85%. Dari persentase itu, sebanyak 320.154 siswa di Jateng dinyatakan berhasil menyelesaikan pendidikan di jenjang tersebut. Artinya, 436 siswa tidak lulus.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Kunto Nugroho HP mengatakan, tingkat kelulusan siswa di Jateng pada tahun ajaran 2011/2012 ini meningkat dibandingkan tahun lalu.

“Jika tahun lalu angka kelulusan peserta UN SMA sederajat mencapai 99,70%, tahun ini naik 0,15% menjadi 99,85%,’’ ungkapnya saat siaran pers di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jateng, kemarin.

Sesuai prosedur operasional standar (POS) UN, peserta didik dinyatakan lulus apabila rata-rata nilai akhir seluruh mata pelajaran 5,5 dengan nilai tiap mapel minimal 4,0. Khusus SMK, nilai kompetensi keahlian minimal 6.

10 Besar

Kunto menjelaskan, kenaikan kelulusan di Jateng selain karena kompetensi yang dimiliki siswa, juga sistem penilaian yang menggabungkan nilai UN dan nilai sekolah.

’’Komposisi sebesar 60% dan 40% ternyata mampu membuat siswa lebih nyaman dalam mengerjakan lembar soal ujian, sehingga UN tidak dianggap sebagai momok oleh siswa,’’ tuturnya.

Jateng juga meraih prestasi pada hasil UN tahun 2012. Tercatat tiga siswa SMK masuk dalam 10 besar nilai tertinggi nasional.

Pengumuman UN SMA sederajat dilakukan Sabtu (26/5), secara nasional. Dinas Pendidikan Jateng mengimbau kepada Dinas Pendidikan kota/kabupaten beserta jajarannya untuk mengendalikan siswa dalam merayakan kelulusan.

“Dinas Pendidikan kabupaten/kota harus dapat memberikan peringatan kepada peserta didik agar tidak melampiaskan kegembiraan secara berlebihan. Misalnya, dengan coret-coret baju seragam, arak-arakan atau konvoi, dan kegiatan lain yang mengganggu kepentingan umum,’’ katanya.

Pengumuman dapat dilakukan dengan berbagai cara dan diserahkan ke sekolah masing-masing. ’’Sekolah yang lebih tahu kondisi dan situasi satuan pendidikannya, sehingga bisa melakukan dengan memanggil orang tua ke sekolah, lewat website sekolah, atau jasa pos dikirim ke rumah siswa,’’ tutur Kunto.

Berdasarkan data Kemdikbud, secara nasional tingkat kelulusan tertinggi diraih Jawa Timur, Sulawesi Utara, Bali, Jawa Barat, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Lampung, dan Jateng di peringkat 11.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.