Pemkot Tolak Pelabuhan Batu Bara

PEMKOT Semarang menolak pembangunan terminal curah batu bara di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, dengan alasan mengganggu lingkungan.  “Pemerintah kota meminta terminal curah batu bara tidak dikembangkan di kawasan pelabuhan,” kata Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Semarang Hadi Purwono di Semarang, tadi.

Menurut dia, penolakan terhadap rencana pembangunan terminal batu bara tersebut menjadi salah satu ganjalan dari pengajuan rencana induk pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas oleh Pemerintah Kota Semarang.

Ia menuturkan, pemerintah kota meminta jaminan bahwa pengembangan pelabuhan tersebut tidak akan menimbulkan dampak lingkungan. “Hal yang krusial, fungsi pengembangan tidak akan menimbulkan dampak lingkungan,” katanya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Semarang tidak akan menyetujui rencana induk tersebut jika tidak ada jaminan tentang terminal batu bara tersebut.

Terpisah, General Manager PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas Semarang Rismature Sidabutar mengatakan, pengembangan pelabuhan di Ibu Kota Jawa Tengah ini melibatkan Pemerintah Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.
Oleh karena itu, lanjut dia, pengembangan harus pula mendapat persetujuan pula dari kedua daerah tersebut.

“Untuk pengembangan pelabuhan ini tinggal menunggu persetujuan rencana induk dari Pemerintah Kota Semarang,” katanya.

Ia menuturkan, berbagai rencana telah dipersiapkan, seperti penambahan dermaga, penyiapan penyediaan air bersih, dan sebagainya. (Bisnis-Jateng.Com)

1 Comment

  1. sawali tuhusetya

    March 25, 2012 at 5:40 am

    analisis dampak lingkungan (amdal) memang harus selalu dijadikan sebagai rujukan ketika berinisiatif utk membangun apa pun agar proses membangun tetap memanusiakan manusia, hehe ….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.