Masuki Putaran ke-24, Suara Merdeka Kembali Gelar Gerakan Santri Menulis

Gerakan Santri Menulis yang diprogramkan Suara Merdeka kembali digelar pada Ramadan 1439 hijriah. Pada tahun ini, Universitas Negeri Semarang (Unnes) menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Sebanyak 124 santri dari berbagai pondok pesantren dan perguruan tinggi di Semarang dan sekitarnya berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Hadir dalam kegiatan ini, antara lain, CEO Suara Merdeka Kukrit Suryo Wicaksono dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Gunawan Permadi mengatakan, Gerakan Santri Menulis tahun ini merupakan putaran ke-24. Kegiatan ini telah dilaksanakan Suara Merdeka pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya.

Selama kegiatan peserta dibimbing menulis oleh para jurnalis Suara Merdeka yang telah memiliki pengalaman bertahun-tahun sebagai penulis. Para santri diharapkan dapat mengembangkan gagasan ke dalam bentuk tulisan untuk berbagai keperluan.

Hendrar Prihadi berharap, Gerakan Santri Menulis juga meningkatkan literasi santri dalam menghadapi era informasi. Pasalnya, pada saat ini banyak sekali kabar bohong (hoaks) yang beredar di masyarakat.

Sementara itu, Rektor UNNES Fathur Rokhman memotivasi, para santri harus terus mengembangkan keilmuannya. Ketika seseorang belajar menulis, menurutnya, dengan sendirinya ia akan terus memperkaya bacaan. Dengan demikian, ilmunya akan terus bertambah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.