Lawan Persik, PSIS Harus Menang

PSIS Semarang harus menang melawan Persik Kediri supaya berpeluang tetap berada di posisi 5 besar Divisi Utama. Sebab, kegagalan SIS meraih kemenangan di laga di kandang terakhir melawan Persikab Bandung, Rabu (20/4) membuat langkah pasukan Bonggo Pribadi untuk finish di posisi lima besar Grup 2 semakin berat.

Wakil GM PSIS, Eddy Raharto mengakui timnya mengalami antiklimaks dan hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persikab Bandung di Stadion Jatidiri kemarin. Kendati kian berat, dia berharap para pemainnya terus berjuang di dua laga sisa saat bertandang ke Persik Kediri (25/4) dan PSIM Yogyakarta (30/4).

”Tim kami menciptakan banyak peluang, tapi hanya satu yang menjadi gol. Inilah sepakbola, bagaimanapun kami tetap salut atas perjuangan para pemain di lapangan,” kata Eddy. PSIS saat ini berada di peringkat empat klasemen sementara Grup 2 dengan 34 poin. Timnya tertinggal sepuluh poin dari Mitra Kukar di puncak klasemen dan tiga poin dari Gresik United di tempat kedua.

Untuk finish di lima besar, lanjut Eddy, selain harus memenangi dua laga tandang, timnya juga harus melihat hasil pertandingan dari beberapa tim lainnya. Persiram Raja Ampat yang kini di posisi 3 dan Perseman Manokwari (6) telah dipastikan mendapat kemenangan WO dengan skor 5-0 setelah Persis Solo menyatakan tak berangkat ke Papua.
”Pertandingan melawan Persik dan PSIM besok menjadi laga penentuan mengingat kedua tim itu juga memiliki peluang untuk finsih di lima besar,” kata Eddy.

Timnya harus mampu mengakhiri musim di posisi lima besar jika ingin berkiprah di ajang Piala Indonesia yang dahulu bernama Coppa Indonesia tersebut. Terpisah, manajer tim Teguh Setyono berharap para pemainnya segera melupakan hasil imbang saat ditahan Persikab Bandung. ”Pemain harus segera fokus untuk menghadapi dua laga tandang berikutnya jika ingin tampil di Piala Indonesia,” kata Teguh. dari www.suaramerdeka.com

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *