Kunjunganku Ke Kompas Gramedia

Hari Rabu, 17 September 2014 tepatnya pukul 12.30 WIB rombongan bus 5 kuliah kerja lapanga atau disebut juga KKL Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Semarang tiba di Kompas Gramedia yang terletak di jalan Palmerah Selatan 22-26, Jakarta Pusat.

Sebenarnya, rombongan kami baru diterima dari pihak Kompas Gramedia pada pukul 14.00 WIB, tetapi kami datang terlalu awal sehingga kami harus menunggu hingga pukul 14.00 WIB sesuai kesepakatan yang telah disepakati antara panitia KKL dengan pihak Kompas Gramedia.

Sembari menunggu pukul 14.00 WIB, kami mencari masjid untuk menunaikan salat dhuhur. Setelah salat, kami duduk-duduk di pelataran gedung Kompas Gramedia. Halaman yang luas dan bangunan yang berbentuk rumah joglo menghadap ke selatan, berhadapan dengan bangunan gedung bertingkat milik Kompas Gramedia dengan sebotol air dingin menemani obrolan ringan kami.

Waktu terus bergulir hingga akhirnya waktu menunjukkan pukul 13.40 kami diajak ketua panitia untuk menonton pameran foto yang terletak di lantai satu di sebelah kanan bangunan rumah joglo. Di situ, kami disuguhkan dengan beberapa hasil jepretan para jurnalis kompas. Hingga akhirnya, waktu menunjukkan pukul 14.00 WIB, kami mulai menuju lantai dua untuk mengikuti serangkaiaan acara yang telah disediakan oleh pihak Kompas Gramedia.

Kedatangan kami di Kompas Gramedia mendapat sambutan hangat dan pelayanan yang ramah. Kami diantar menuju sebuah ruangan di lantai dua sembari dibagikan snack. Setelah semua memasuki ruangan dan menempati kursi yang terbuat dari kayu jati yang telah disediakan dari pihak Kompas Gramedia, acara selanjutnya yaitu mendengarkan pemaparan materi dari pihak Kompas Gramedia yang dilanjutkan dengan diskusi yang berkaitan dengan dunia media informasi, baik media cetak maupun media elektronik.

Acara dipandu oleh Destiana seorang karyawan Kompas Gramedia di bagian media cetak. Sebelum acara pemaparan materi, dari pihak Kompas Gramedia membagikan bingkisan bagi mereka yang menggunakan produk dari kompas dan mengetahui lima acara televisi yang ada di kompas tv. Bingkisan tersebut berisi blok ote dan kaos berwarna hitam.

Pembicara pertama yaitu Domu D Ambareta menjabat sebagai editor. Diskusi pertama membahas tentang sejarah berdirinya media cetak di Indonesia dan sejarah media cetak dibawah naungan Kompas Gramedia. Dalam acara diskusi yang pertama ini, kami mendapat informasi cukup banyak terkait dengan media cetak khususnya media cetak (surat kabar Tribunnews). Selain itu, kami juga mendapat pengetahuan baru terkait sistem kerja yang dipakai dalam surat kabar Tribunnews.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi yang kedua oleh Alexander Wibisono yang berkecimpung didunia pertelevisian. Penyampaian materi yang santai dan menyenangkan membuat kami tidak bosan mengikuti kegiatan di Kompas Gramedia. Semua pelayanan dan fasilitas yang diberikan dari pihak Kompas Gramedia sangat memuaskan dan kami mendapat ilmu baru dan pengalaman baru.

Tepat pukul 16.00 WIB serangkaian acara di Kompas Gramedia telah selesai dan kami harus kembali ke bus untuk melanjutkan kembali kunjungan kami ke Institus Kesenian Jakarta. Sunggu pengalaman yang sangat berjarga dapat berkunjung ke Kompas Gramedia. Pengalaman yang membuatku menjadi tertarik untuk berkecimpung di dunia jurnalistik.

Teks: Ani Aristiani (2101412169)
Foto: KOMPAS.COM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.