Tips Menjemput Emas di Pimnas

PKM singkatan dari Program Kreativitas Mahasiswa) merupakan program rutinan tahunan dari Kementeriaan Riset, Teknologi, dan Pendidikan tinggi.

Tiap periode, puluhan ribu Judul PKM akan masuk ke SIMLITABMAS (web untuk unggah proposal PKM) yang kemudian akan direview oleh Tim yang telah ditunjuk Ristek Dikti. Maka, perlu bersungguh-bersungguhlah dalam menulis, agar PKMnya menjadi salah satu bagian dari 4.400 Judul PKM yang lolos se-Indonesia.

Dalam meraih Emas di Pimnas dibutuhkan waktu kurang lebih satu tahun, mulai dari usulan PKM, Pelaksanaan Program, Monev, dan Pimnas.

Berikut tahap yang perlu dilakukan:

Pertama, tidak salah membuka kembali daftar pemenang PKM maupun lolos PIMNAS dua tahun terakhir. Pelajari sejauh mana kreativitas para pemenang dalam membuat Judul PKM.

Kedua, lihatlah kondisi disekitar kita. Permasalahan apa yang sekiranya perlu segera diberikan solusinya.

Ketiga, mulailah menulis sesuai dengan panduan yang berlaku. Boleh melihat contoh PKM yang pernah lolos, namun panduan yang berlaku itu yang lebih penting. Karena Penulis pernah mengalami kesalahan fatal, saat diawal semester satu menulis PKM dengan berpedoman PKM yang lolos, ternyata format penulisan berbeda dengan panduan yang berlaku. Sehingga Penulis harus mengulang dalam pembuatan PKM.

Keempat, Jika PKM sudah selesai ditulis, maka yang menjadi hal terpenting adalah menentukan judul yang kreatif dan unik. Hal ini bertujuan agar PKM dilirik oleh Reviewer. Kalau dari judul sudah tidak menarik, bagaimana mungkin Reviewer mau membuka isi dari PKM, karena jumlah PKM yang direview jumlah puluhan ribu.

Kelima, tetaplah kerja tim yang solid dan mintalah bimbingan dengan dosen pembimbing (tidak sekedar meminta tanda tangan ke dosen pembimbing).

Kalau langkah diatas sudah dilakukan, tinggal menunggu pengumuman lolos PKM.

Jika PKM yang diunggah lolos didanai, maka segeralah persiapan untuk pelaksanaan. Biasaanya dana dari dikti akan cair 70% diawal, dan sisanya 30% diakhir setelah selesai Monev (Monitoring dan Evaluasi) hasil pelaksaan PKM. Saran dari Penulis, boleh pinjam dana dulu jika dana tidak kunjung cair. Maksimalkan pelaksanaan PKM dengan dana yang ada, agar target PKM dapat dicapai. Laksanakan program sesuai dengan isi PKM.

Monitoring dan Evaluasi (Monev)

Siapkan tim untuk presentasi monev, upayakan anggota tim dan dosen pembimbing hadir, karena kehadiran memiliki nilai tersendiri. Pada saat monev menentukan tim lolos dan tidaknya maju ke Pimnas (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional). Jadi, buatlah presentasi yang kreatif, gunakan media yang menarik. Usahakan penampilan tim berani beda dari tim lain, agar dewan juri monev memberikan nilai tambah.

PIMNAS

Pada saat Pimnas, setiap Tim PKM akan dibagi sesuai dengan bidang masing-masing. Setiap bidang PKM akan dibagi kelas-kelas, dan setiap kelasnya terdiri dari 20 Tim. Sehingga, setiap kelas akan memperebutkan medali emas, perak dan perunggu dalam kategori presentasi dan poster. Perolehan medali ini yang menentukan perguruan tinggi untuk juara umum.

Sekali lagi, dalam penampilan presentasi usahakan kreatif. Pilihlah satu atau dua anggota yang memiliki komunikasi yang baik untuk menjadi penyaji. Ketua tim tidak harus menjadi penyaji, dan yang lainnya dapat diberikan peran lain, misal operator maupun sebagai pemeran drama sebagai prolog presentasi.

Dalam presentasi, usahakan ada penyajian yang memiliki nilai tambah. Usahakan kreatif dan jarang dilakukan oleh tim lain. Penggunaan media seperti menampilkan hasil PKM yang dimuat di koran dan berita televisi juga boleh digunakan. Namun, jauh yang lebih penting adalah besarnya kebermanfaatan program terhadap masyarakat sasaran, inilah yang menjadi penilaian dewan juri Pimnas.

Selamat berkarya dan berprestasi untuk mengharumkan Universitas Negeri Semarang.

Agus Ja’far, peraih emas dan perak Pimnas 2015

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.