Tata Kota Lama, Bangkai Kendaraan Dipindah

SETELAH dikritik berbagai pihak karena selama ini kurang terpelihara, Pemerintah Kota Semarang akan membenahi kawasan itu.

Menurut rencana, kawana npeninggalan pemerintah Hindia Belanda itu akan ditata supaya menarik untuk dikunjungi wisatawan. Salah satu caranya dengan menyingkirkan bangkai kendaraan yang memang mengurangi keindahan.

Walikota Semarang Seomarmo HS mengungkapkan, keberadaan bangkai kendaraan merusak pemandangan. Padahal, menurutnya, belakangan banyak wisatawan mancanegara yang ke sana.

“Kalau tempatnya seperti itu, banyak bangkai kendaraan akibat kecelakaan, kan memprihatinkan,” katanya.

Bangkai kendaraan dan kendaraan yang menjadi barang bukti karena terlibat masalah pidana lalu lintas banyak diparkir di sekitar Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang (berada di kawasan kota lama).

“Oleh karena itu, Soemarmo mengaku akan berkoordinasi dengan Kapolrestabes dan Satlantas setempat untuk mengatur agar bangkai kendaraan dan kendaraan barang bukti tersebut dapat dipindahkan.

Bisa saja nanti pinjam tempat yang tidak jauh dari kantor Satlantas untuk menempatkan kendaraan bekas tabrakan tersebut,” katanya.

Soemarmo mengaku sebenarnya sebelumnya sudah ada wacana untuk meminjam tempat yang ada di daerah Genuk dan Jalan Gatot Subroto.

“Ada kemungkinan yang di daerah Genuk, karena untuk yang di daerah Gatot Subroto jauh,” katanya.

Tempat penyimpanan barang sitaan termasuk bangkai kendaraan dibutuhkan area sekitar satu hektare.

Soemarmo menambahkan pengalihan bangkai kendaraan tersebut sangat tepat dengan rencana Pemkot Semarang dan Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BP2KL) yang akan menjadikan Kawasan Kota Lama bebas dari kendaraan bera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.