Taman Pandanaran akan Dilengkapi Mini Theater

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan segera membangun Taman Pandanaran di lahan bekas SPBU Jalan Pandanaran. Untuk membangun taman seluas 6000 meter itu pemerintah telah menyediakan dana Rp1,8 miliar.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Semarang, Ulfi Imran Basuki menegaskan, Taman Pandanaran nantinya akan jadi taman interatif bagi masyarakat. Direncanakan, akhir November taman sudah selesai dibangun.

“Memang secara keseluruhan tak luas, tapi dari sisi estetika, sosiologis dan fungsi publik akan dimaksimalkan. Karena berada di jantung kota dan di jalur utama, maka keindahan dari taman itu juga akan ditampilkan secara utuh,” tegasnya, Jumat (29/8).

Terpisah, Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang Budi Prakosa mengatakan, Taman Pandanaran nantinya akan jadi simpul penghubung antara Tugumuda, Simpanglima, Taman Mentri Supeno (Taman KB), dan GOR Tri Lomba Juang. Jadi warga atau wisatawan yang ingin jalan kaki mengelilingi jantung Kota Semarang, bisa beristirahat dan memanjakan mata di Taman Pandanaran.

“Dalam istilah kami sentrum konektor. Yaitu penghubung antara Tugumuda, Simpanglima, Taman Mentri Supeno (Taman KB), dan GOR Tri Lomba Juang. Di dalam taman itu akan ada unsur hijau (pohon), area permainan, air muncrat, mini theater, dan beberapa fasilitas lain,” katanya.

Beberapa warga berharap pembangunan Taman Pandanaran tak molor seperti kebiasaan pembangunan yang dilakukan Pemkot Semarang.

Antok warga Wonodri mengatakan, pengalaman molornya proyek seperti pembangunan Pasar Bulu, GOR Tri Lomba Juang dan beberapa proyek lain diharapkan tak terulang pada pembangunan Taman Pandanaran. Apalagi Taman Pandanaran berada tepat di jantung kota, dan jadi salah satu fokus estetika kota.

“Sedangkan fungsi, kami juga berharap taman tersebut dirawat dengan baik sehingga bermanfaat bagi warga dan bisa menjadi ikon Kota Semarang,” tandasnya.

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *