Tak Jujur, 190 Peserta SNMPTN Dicoret Keikutsertaannya

Hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2015 telah diumumkan melalui laman snmptn.ac.id, Sabtu (9/5) pukul 17.00. Universitas Negeri Semarang (Unnes) mencoret nama 190 pendaftar SNMPTN yang diketahui tidak jujur dalam melaksanakan ujian nasional (UN).

”Mereka 100 persen tidak jujur. Memiliki pola jawaban benar dan salah yang sama,” kata Pembantu Rektor I Bidang Akademik Unnes, Prof Rustono.

Pada 2 Mei 2015 pihaknya menerima hasil penilaian UN dari Pusat Penilaian Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Unnes menggunakannya sebagai salah satu pertimbangan penerimaan SNMPTN. Ditemukan 190 nama pendaftar berasal dari 10 sekolah yang memiliki pola jawaban sama.

”Lokasinya terbanyak di tiga kabupaten/kota,” kata Rustono. Ia menolak menyebutkan lebih rinci identitas sekolah dan lokasinya.

Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman mengatakan, pihaknya tidak menoleransi jika ada unsur ketidakjujuran dalam variabel penerimaan mahasiswa baru. ”Kami ingin mewujudkan perguruan tinggi bebas korupsi. Ketidakjujuran itu bibit korupsi,” katanya.

Fathur mengemukakan, pendaftar SNMPTN yang dinyatakan diterima di Unnes dipastikan memiliki skor UN yang baik dengan tingkat integritas tinggi. Tahun ini Unnes menyediakan 3.049 kursi untuk mahasiswa baru dari skema penerimaan SNMPTN. Namun berdasarkan seleksi, hanya terpenuhi 2.919.

Sisa kursi akan dibuka dalam skema penerimaan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). ”Bagi yang belum diterima, termasuk 190 pendaftar tersebut, masih bisa mengikuti SBMPTN. Pendaftaran dibuka Senin (11/5),” imbuh Rustono.

Sumber: Suara Merdeka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.