Soegija, Tentang Nasionalisme Uskup Pribumi Itu…

SATU lagi film berkualitas akan tayang di tanah air: Soegija. Ini iflm tentang perjuangan Mgr Soegijapranata, uskup pribumi pertama di Indonesia. Namun ini bukan film tentang agama, melainkan soal kebangsaan. Film produksi Puskat Yogyakarta ini mengambil lokasi syuting di Jogja dan gereja Gedangan Semarang.

Garin Nugroho, sutradara kawakan yang menyutradarai film ini mengaku, Soegija adalah film termahal yang pernah ia produksi. Total sekitar 12 M uang yang ia habiskan untuk memproduksi film ini. Annggaran terbesar tersita untuk properti langka yang mendukung seting tahun 1940-an. Selain itu, sebanyak 2.275 terlibat.

Untuk menghadirkan suasana di tahun 1940-an, halaman Gereja Gedangan dengan keindahan arsitektur tempo dulu diubah mendekati suasana di tahun itu. Properti semacam sepeda, dokar, dan kehadiran pemain dengan kostum rakyat jelata pun ditampilkan.

Menggandeng sejumlah seniman ternama seperti Landung Simatupang, Djaduk Ferianto, Nirwan Dewanto, Butet Kertarajasa, dan Olga Lidya, Soegija diharapkan Garin bisa memberi inspirasi tentang multikultural dalam basis nasionalisme.

Dibutuhkan waktu 3 tahun untuk melakukan penelitian hingga film Soegija lahir dan akan tayang pada 7 Juni 2012 mendatang.

“Tiga tahun lalu saya mulai melakukan riset berdasarkan buku Rm. Budi Subanar SJ sebagai peneliti dan penulis buku tentang Mgr Soegijapranata. Rencananya hanya akan dibuat dokumentasi dalam bentuk video. Baru pada 2 tahun lalu Djaduk Ferianto mempertemukan saya dengan Garin. Lalu mulai muncullah ide membuat film layar lebar,” ujar produser film dari SAV Puskat, Rm. Murti Hadi Wijayanto, SJ.

Film ini bisa menjadi medium populer yang bisa menjadi alat untuk mendialogkan tentang multikultur dan nasionalisme sendiri,” ujar Garin. Jika tak ada halangan, Soegija akan ditayangkan serentak pada 7 Juni 2012 di bioskop di seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.