Revitalisasi Tanjung Emas Perlu Rp400 M

PEMBENAHAN Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang mulai dilakukan pada 2010 hingga 2013, diperkirakan bakal menghabiskan dana hingga Rp400 miliar.

General Manager Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rismature Sidabutar, mengatakan pembenahan tersebut termasuk penanganan limpasan air laut yang sering melanda pelabuhan itu.

“Untuk mengantisipasi rob tersebut akan menggunakan sistem tanggul,” katanya tadi.

Menurut dia, pembenahan lain yang dilakukan meliputi kawasan Dermaga Nusantara, pembangunan Pelabuhan Dalam, serta sejumlah kawasan di pelabuhan tersebut.

Meski demikian, lanjut dia, kawasan pelabuhan peti kemas yang ada di pelabuhan ini tidak masuk dalam rangkaian pembenahan Tanjung Emas.

Adapun keberadaan Pelabuhan Dalam, kata dia, nantinya akan digunakan untuk berbagai fungsi seperti bongkar muat barang, kayu, dan sebagainya.

Sementara untuk tahap awal pada tahun 2011 ini, ia menjelaskan, pembenahan telah menelan anggaran sekitar Rp46 miliar.

Pembenahan awal tersebut, menurut dia, di antaranya meliputi peninggian Dermaga Nusantara yang biasa digunakan bersandar kapal penumpang.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengharapkan penataan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dapat selesai pada 2013.

“Penataan awal sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan konsep,” kata gubernur.

Menurut dia, penataan pelabuhan yang harus dilakukan dengan sungguh-sungguh ini diharapkan dapat selesai tepat waktu.

Dia menuturkan, selama ini kondisi Tanjung Emas kalah dengan pelabuhan lain di Indonesia.

Padahal, lanjut dia, Tanjung Emas dan Bandara Ahmad Yani Semarang diharapkan dapat menjadi faktor utama daya ungkit perekonomian Jawa Tengah.Antara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.