Puluhan Desa di Kecamatan Demak Terendam Rob

Demak – Meningkatnya air laut ke daratan membuat puluhan desa yang terletak di Kabupaten Demak, terendam banjir. Air rob yang masuk ke puluhan desa tersebut bermacam-macam ketinggiannya dari 20-110 cm (05/06/2020).

“Rob di Sayung dan sekitarnya terjadi setiap tahun dan mengalami kenaikan air di setiap tahunnya. Reaksi warga yang tinggal disini karena memang pekerjaan di sekitar sini, jadi biasanya hanya menaikkan rumah, supaya air tidak masuk ketika rob tiba. Tapi jika ada warga yang memiliki uang lebih, atau sangat parah keadaan rumahnya ia akan pindah, “ujar Julia(19), warga setempat, Minggu (07/06/2020).

Selama ini bantuan mungkin ada dari pihak desa sendiri dan komunitas yang peduli. Tak hanya jalanan utama desa, pada saat air pasang air juga menggenangi rumah-rumah warga. Warga pun harus melakukan aktivitas dengan lantai rumah yang tergenang rob.

Ia mengungkapkan, genangan rob di wilayah Kecamatan Sayung saat ini semakin parah. Dari 20 desa yang ada di Kecamatan Sayung sebanyak 13 desa di antaranya, atau separuh lebih sekarang sudah menjadi langganan genangan rob.

Rob ini  terjadi biasanya karena adanya pasang air laut naik ke daratan, akibatnya banyak ikan di tambak yang terlepas dan padi yang mati. Aktivitas seperti bertani dan berternak juga berhenti untuk sementara, adapun bantuan dari RT berupa makanan dan obat obatan.

Desa yang terendam rob antara lain Desa Sriwulan, Bedono, Purwosari, Sidogemah, Timbulsloko, Sayung, Loireng, Gemulak, Tugu, Tambakroto, Surodadi, Sidorejo serta Desa Banjarsari. Untuk jangka waktu rob tidak tentu juga, tergantung pasang surut air lautnya. Yang pasti, tiap tahun mengalami kenaikan.

[Wisnu Wahyu Pamungkas ]

Berita ini merupakan hasil latihan mahasiswa peserta mata kuliah Jurnalistik dari jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan FIP UNNES.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.