Polsek Gayamsari Amankan 28 Motor Pembalap Liar

Polsek Gayamsari mengamankan 28 sepeda motor berbagai merk milik para pembalap liar dalam razia yang digelar Sabtu (24/7) dan Minggu (24/7) kemarin. Razia dilakukan untuk menjaga suasana kondusif menjelang Ramadan.

Puluhan motor yang berhasil diamankan petugas setelah para pemiliknya tertangkap tangan sedang melakukan trek-trekan di sekitar Jalan Arteri Soekarno – Hatta, Jalan Gajah, Jalan Dr Cipto (sekitar perempatan Milo), dan Jalan Brigjen Sudiarto (di depan supermarket Makro).

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Tri Wisnugroho mengatakan, razia tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas pembalap liar yang cukup membahayakan keselamatan pengguna jalan.

”Operasi ini digelar dalam rangka  menjelang bulan Ramadan. Sasaran kami adalah para pembalap liar yang melakukan trek-trekan di jalan serta sepeda motor protolan yang tidak dilengkapi dengan surat-surat,” kata Kapolsek didampingi Kanit Reskrim, AKP Suharto, Senin (25/7).

Diungkapkannya, seluruh pembalap liar maupun pemilik motor yang terkena razia tersebut ditindak tegas dengan dikenai surat tilang.

Dari puluhan pengendara yang tertangkap dalam razia, jenis pelanggaran yang paling banyak dilakukan adalah sepeda motor mereka tidak memenuhi syarat atau aturan seperti tidak dilengkapi spion, plat nomor atau protolan.

Bahkan ada beberapa motor yang dipasangi dengan plat nomor palsu.

Puluhan sepeda motor yang diamankan tersebut baru bisa diambil oleh pemiliknya setelah mereka menjalani proses persidangam di pengadilan dengan syarat harus bisa menunjukkan SIM, KTP, BPKB atay surat kepemilikan yang sah.

”Kalau tidak bisa menunjukkan surat yang sah, yang bersangkutan akan diperiksa lebih lanjut oleh tim serse untuk menyelidiki apakah kendaraan yang mereka miliki tersebut merupakan barang hasil curian atau tidak,” terang Kapolsek.

Dari seluruh pembalap yang terjaring razia, menurut Kapolsek, sebagian besar berasal dari kalangan pelajar, SMP dan SMA.

Oleh karena itu, pihak kepolisian berencana akan memanggik pihak sekolahan untuk melakukan pembinaan terhadap para siswanya yang tertangkap dalam razia tersebut.