Perbaikan Ruang Kelas Gunakan Prioritas

PEMERINTAH perlu menerapkan skala prioritas dalam perbaikan ruang kelas yang rusak di sekolah SD –SMA, baik negeri maupun swasta.

Perbaikan harus mendahulukan sekolah yang mengalami rusak berat. Anggota Komisi E DPRD Jateng Muh Zen menuturkan, pemerintah kabupaten/kota diminta untuk mendata ulang sekolah mana yang mengalami rusak berat,sedang,dan ringan. Data ini bisa berkembang sehingga perlu di-update.

”Jumlahnya ada yang menga-takan sekitar 19.000 sekolah,tapi ada yang 24.000. Ini perlu akurasi yang benar mana?”ujarnya kemarin.

Kalau data yang dimiliki benar, dia yakin dalam satu tahun bisa selesai. Khususnya sekolah yang mengalami rusak berat.

Setelah yang rusak berat diperbaiki,bisa dilanjutkan ke sekolah yang mengalami rusak sedang dan ringan. Pemprov sudah mengalokasikan anggaran untuk sektor pendidikan tahun ini Rp1,6 triliun.

”Ada kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya Rp1,4 triliun,”kata Zen.

Tak kalah pentingnya adalah political willdari bupati dan wali kota untuk men-support anggaran.Sebenarnya dari pusat sudah mengucurkan anggaran seperti dana alokasi khusus (DAK) pendidikan, dana dekonsentrasi, dan dana tugas pembantuan.

Provinsi juga sudah ada menyiapkan dana melalui bantuan keuangan (bankeu) kepada kabupaten dan kota.”Seharusnya saat ini kita sudah tidak membahas sekolah rusak karena ini sudah memasuki percepatan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM). Jangan hanya peningkatan mutu yang dikejar, tapi juga peningkatan sarana dan prasarana belajar,”tandasnya.

Rektor Unnes Semarang Sudijono mengutarakan pendidikan merupakan kebutuhan dasar yang menyangkut hajat hidup orang banyak.Karena itu, sarana dan prasarana belajar yang memadai menjadi hal wajib yang harus dipenuhi.

”Sebenarnya dengan adanya otonomi daerah ini menjadi kewajiban kabupaten dan kota. Tapi, pemerintah pusat dan provinsi membantu,”ujarnya. (Sindo)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.