Penari FK Undip Menari di Belanda

TIM tari Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) 1-7 April lalu menari di Den Haag, Belanda. Tim yang dipimpin Edi Dharmana sukses berpartisipasi dalam acara Pasar Malam Indonesia (PMI), sebuah acara yang telah menjadi anualitas, diselenggarakan KBRI di Belanda dengan melibatkan warga Indonesia dan warga setempat.

Selain Prof Edi, panggilan akrabnya, tim terdiri atas  Jessica, Ajeng, Amalia dan Anindita dari prodi Kedokteran Umum (KU) dan Chandra Nur  Utama dari Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK), juga  Reza dari Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Sebagaimana diberitakan undip.ac.id, misi kesenian Belanda merupakan kunjungan ke 2. Sebelumnya, tahun 2010 silam rim juga berpartisipasi dalam pentas serupa di Pasar Malam Indonesia I (PMI I).

Tim berangkat ke Den Haag pada 29 Maret lalu. Mereka telah bekerja keras, termasuk untuk mencari sponsor yang membiayai keberangkatan. Maklum, kebrangkat tim diprediksi akan memerlukan banyak biaya. Beruntung, tim akhirnya mendapat sokongan dana PT. Farmasi dan Jamu Sidomuncul , PT. Djarum dan Bank BRI.

Kesuksesan tim tari dan budaya FK Undip tak lepas dari peran Prof Edi. Sejak lama ia dikenal sebagai tokoh pekerja seni sejati. Ia telah mendedikasikan hidupnya dengan melakoni seni dari sekolah dasar hingga menjadi guru besar.

Hal ini telah diakui Museum Rekor Indonesia (MURI) yang menganugrahinya Rekor MURI sebagai tokoh pekerja seni (wayang orang) yang konsisten dari Sekolah Dasar hingga Guru Besar pada Selasa, 30 Juni 2009 di Semarang.

“Demi melestarikan kebudayaan Jawa dan penganugerahan terhadap orang yang militan dan konsisten terhadap kebudaayaan tersebut, sesuai dengan berbagai pertimbangan, kami dari MURI memilih Edi Dharmana yang layak mendapatkan rekornya,” demikian kata Jaya Suprana, Ketua MURI, saat memberikan penghargaan pada Prof Edi. PortalSemarang.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.