Pembelajaran Jarak Jauh di tengah Pandemi

Pandemi virus corona (covid-19) dinilai turut berpengaruh terhadap kualitas pendidikan di Indonesia. Proses pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan saat ini menjadi kesulitan tersendiri bagi guru maupun siswa. Hal ini membuat minat siswa menjadi turun dalam memperhatikan dan memahai materi yang akan disampaikan oleh guru.

Pengendalian seperti melakukan pembelajaran jarak jauh dinilai kurang relevan, karena hal tersebut membuat siswa menjadi kebingungan dan kesusahan dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dalyono (2007) menyatakan bahwa keberhasilan seseorang dalam belajar disebabkan beberapa faktor yang mempengaruhi hasil belajar yaitu berasal dari dalam diri orang yang belajar (internal) dan ada pula dari luar dirinya (eksternal).

Akibatnya pembelajaran di era pandemi kurang maksimal dan berimbas pasti siswa tidak akan mendapatkan ilmu yang cukup. Apabila siswa mengikuti kelas tatap muka, guru akan bisa menyampaikan materi dengan baik dan materi pun akan habis diuraikan sampai akhir semester, dengan adanya pandemi ini guru-guru harus memperpadat materi tersebut semaksimal mungkin agar siswa tidak sulit dalam mengerjakan tugas yang telah diberikan secara online kepada siswa.

Tidak hanya siswa saja guru pun juga mengalami kesusahan untuk memberi nilai kepada siswa pada saat pandemi virus corona ini, karena pada saat sekolah efektif guru bisa melihat keaktifan seorang siswa dalam belajar dan bertanya di dalam kelas saat jam pelajaran berlangsung. Tetapi pada kondisi sekarang guru hanya bisa memantau siswa dengan foto yang dikirim oleh orang tua untuk bukti siswa tersebut telah mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru secara daring.

Dilansir dari dara.co.id (02/06/2020), Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Satriwan Salim menyatakan, metode pelajaran jarak jauh yang diterapkan selama pandemi Covid-19 menyebabkan guru maupun siswa tak maksimal dalam menjalankan proses pembelajaran. Minimnya akses teknologi hingga keterbatasan materi yang disampaikan menjadi sejumlah kendala.

Dalam hal ini kendalanya adalah adanya beberapa daerah yang belum tersubsidi internet dan ada juga beberapa anak yang belom mempunyai smartphone, sehingga mereka harus meminjam tetangga mereka alhasil materi pembelajaran tidak dapat diterima oleh siswa.

Ada pun peran penting guru di masa pagebluk Covid-19 yakni membantu siswa menghadapi ketidakpastian yang disebabkan oleh pandemi dan melibatkan siswa untuk terus belajar meskipun kegiatan sekolah normal terganggu. Sebagaimana guru di seluruh dunia mencoba untuk mengurangi kemungkinan kerugian dalam belajar karena gangguan sekolah, keselamatan dan kesejahteraan siswa (students well-being) harus menjadi hal terpenting untuk dipikirkan. Upaya penyampaian kurikulum secara jarak jauh tidak menciptakan lebih banyak stres dan kecemasan bagi siswa dan keluarganya.

Dengan dijalankannya pembelajaran jarak jauh apakah cukup efektif bagi siswa dalam memahami pelajaran? terdapat peraturan yang berlaku dalam menjalankan pembelajaran jarak jauh, antara lain guru harus paham mengenai media apa saja yang harus digunakan dalam pembelajaran jarak jauh dan guru juga harus paham akan materi apa saja yang akan disampaikan.

Sedangkan untuk siswanya sendiri sebenarnya siswa di zaman sekarang ini cepat beradaptasi namun perlu dukungan dari berbagai pihak agar siswa tidak kebingungan dalam pelaksanaan pembelajaran daring ini misal dengan kebijakan yang tidak membuat siswa bingung, kejelasan instruksi dari guru terkait pembelajaran.

Jadi pada masa pandemi ini alangkah baiknya jika pembelajaran jarak jauh menggunakan metode dan model yang simpel dan mudah dipahami oleh siswa, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan semangat siswa dalam pembelajaran.

[ Wisnu Wahyu Pamungkas ]

Artikel ini merupakan hasil latihan mahasiswa peserta didik mata kuliah jurnalistik dari jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan FIP UNNES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.