Orang Tua Percaya Unnes adalah Pilihan Terbaik Bagi Anaknya

Selain peserta, ada ratusan orang tua juga tampak di sekitar lokasi tes Seleksi Mandiri (SM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Sabtu (23/7) . Mereka datang  dari berbagai kota untuk menamani dan mendukung putra-putrinya.

Hanafi adalah salah satunya. Warga Bekasi itu berangkat dari rumah sehari sebelumnya bersama putrinya, Salsa Audri. Salsa mengikuti tes agar bisa berkuliah di Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Unnes.

“Saya sudah dengar kabar bahwa Unnes telah berkembang menjadi sangat baik, lebih baik dari universitas lain di kota saya. Karena itu, ketika anak memilih Unnes, saya sangat mendukung,” kata pria yang bekerja sebagai wiraswasta.

“Kalau kelak diterima, saya akan serahkan anak saya supaya didik sebaik mungkin, supaya berprestasi, memiliki karakter baik, dan bisa bekerja sesuai minatnya,” lanjut Hanafi saat ditemui unnes.ac.id.

Selain itu, kata Hanafi, kondisi lingkungan Unnes dipercaya Hanafi sangat baik untuk belajar. Apalagi, biaya hidup dan akses transportasi ke kampus bisa diakses dengan sangat mudah.

Pertimbangan lain disampaikan Supang, warga Blitar Jawa Timur. Sebagai buruh, ia merasa perlu bantuan biaya pendidikan agar anaknya, Sofiana Nurhidayah, bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik.

“Selain bidikmisi, di Unnes banyak beasiswa tersedia. Semoga anak saya bisa dapat salah satu beasiswa itu, supaya biaya kuliah lebih ringan,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebanyak 12.280 peserta mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru gelombang terakhir ini. Para peserta bersaing untuk mengisi 1.952 kuota yang disediakan dalam Seleksi Mandiri. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.