Mahasiswa Unnes Pentaskan Tari di Thailand

Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan mementaskan tari tradisi dalam acara Reception Diplomatic di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Thailand, 19-23 Agustus 2014. Acara diselenggarakan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-69 di Negeri Gajah Putih tersebut.

Mahasiswa yang akan berangkat adalah Agung Wahyu Utomo, Hendrian Hermanu Legowo, Dessy Nurmalasari, Maya Yuanita Agustiani, Arif Safira Tinur, Fitri Rahayu, Harif Iwan Saputra, Sari Nurani, Bagas Eka, dan Ragil Dwi Prasetya. Kesepuluh mahasiswa itu terbagi menjadi penari dan pemain musik.

Pembantu Dekan III Fakultas Bahasa dan Seni Unnes, Syahrul Syah Sinaga, mengatakan dalam acara itu akan ditampilkan tari Barong Samin Edan, Ngoser, dan Denok Semarangan. “Setelah dari KBRI, mereka akan mengikuti acara di Rangsit University,” katanya.

Menurut Syahrul, persiapan telah dilakukan sejak dua bulan lalu. “Mereka sudah siap untuk mengharumkan nama Unnes di kancah internasional lewat pergelaran seni,” kata Syahrul.

Mahasiswa Unnes beberapa kali mendapat kepercayaan untuk mengisi kegiatan di Negeri Gajah Putih. Tahun 2012, mahasiswa Unnes menampilkan pergelaran kolaborasi tari tradisional dan keroncong di dua perguruan tinggi di negara itu bersama dengan tim musik dari tuan rumah dan Myanmar.

Tahun berikutnya, mahasiswa Unnes kembali mementaskan seni tradisi di sana. Pada kunjungan saat itu, mereka bahkan sempat memberikan pelatihan menari kepada belasan mahasiswa Srinakarinwinrot University Bangkok.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, seni tradisi Indonesia diminati banyak warga asing, termasuk Thailand. Ada yang hanya berminat menyaksikan, ada pula yang berminat mempelajari lebih lanjut secara serius.

“Kunjungan mahasiswa Unnes ke Thailand kami harap dapat memperkenalkan seni tradisi bangsa. Juga, agar hubungan kultural kedua bangsa ini semakin baik,” katanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.