Mahasiswa Tuntut Pendidikan Gratis

MENJELANG Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei, sejumlah mahasiswa menggelar demonstrasi, Rabu (27/4) di bundaran videotron Jalan Pahlawan. Kelompok yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) Cabang Semarang itu meminta pemerintah segera mewujudkan pendidikan gratis.

Pada aksi yang dimulai pukul 15.00 tersebut, SMI mengusung spanduk dan berbagai poster bernada menghujat, terutama ditujukan pada pemerintahan SBY – Boediono yang dinilai gagal melindungi pendidikan dari kepentingan pemodal. “Penyelenggaraan pendidikan tak lagi bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, tapi hanya untuk mencari untung sebanyak-banyaknya,” kata Lukman Hakim, koordinator Aksi SMI.

Dalam orasinya, SMI meminta pemerintah menjamin pendidikan gratis dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Transparansi dana pendidikan, menghapus Ujian Nasional (UN) dan menghapus UU Sistem Pendidikan Nasional No 20 Tahun 2003.

UN menurut mereka telah diskriminatif dan dijadikan lahan proyek dengan menggelar try out dan pelatihan. Di beberapa daerah, termasuk Kota Semarang malah dilaporkan UN mengalami kebocoran.

Selain itu, mereka juga menolak Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No 26/Tahun 2002 tentang Pelarangan Ormas dan parpol di kampus.  “SK itu dijadikan dasar untuk melarang aktivitas mahasiswa dikampus sehingga ruang gerak mahasiwa untuk berkreativitas jadi terbatas,” jelas Lukman. Aksi dijaga ketat belasan aparat kepolisian dan berjalan lancar hingga berakhir satu jam kemudian. PortalSemarang.com dari www.suaramerdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.