Mahasiswa Malaysia PPL di Semarang

SEPULUH mahasiswa Universiti Teknologi Malaysia (UTM) mulai hari ini mengajar di dua sekolah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), yakni SMAN 1 dan SMAN 2 Semarang. Mereka mengikuti program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dengan IKIP PGRI Semarang sebagai partner pertukaran mahasiswa.

Wakil Rektor I IKIP PGRI Semarang Ngasbun Egar mengatakan, para mahasiswa nantinya menghabiskan masa PPL di Semarang selama sebulan. Sebagai gantinya, IKIP PGRI juga akan mengirimkan mahasiswanya untuk PPL di Johor Malaysia yang difasilitasi UTM.

“Program ini merupakan lanjutan dari kerja sama yang sudah disepakati sebelumnya. Program lain yang sudah dilakukan adalah kuliah umum dari dosen UTM. Kini ada juga mahasiswa S-2 UTM berkunjung ke IKIP PGRI,” ungkap Ngasbun seusai seremoni penerjunan 10 mahasiswa UTM untuk PPL di kampus IKIP PGRI Semarang kemarin.

Rektor IKIP PGRI Semarang Muhdi mengutarakan kerja sama membuat keduanya saling mengisi, saling belajar satu sama lain, saling membantu demi meningkatkan kualitas. “Ke depan berbagai program kerja sama yang memungkinkan terus dilakukan,” ujarnya.

Dosen Pembimbing mahasiswa dari UTM Zainudin Bin Abu Bakar mengatakan, PPL di Indonesia akan memberikan pengalaman yang tidak di dapat di Malaysia. Perbedaan budaya, sedikit perbedaan cuaca tidak menjadi soal karena perbedaan itulah yang menambah pengetahuan mahasiswa.

“Kalau sama persis dengan yang ada di Malaysia, buat apa jauh-jauh ke Indonesia?” ujarnya.

Satu yang menarik dari IKIP PGRI Semarang adalah komitmennya menghasilkan calon guru profesional dan berjati diri.

“Penempatan mahasiswa PPL dengan program pertukaran ini ialah yang pertama di Indonesia. Saya berharap walaupun ilmu yang disampaikan sama, tapi mungkin para mahasiswa akan mendapatkan cara atau metode yang berbeda,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.