Mahasiswa Hongkong Kunjungi IAIN

MAHASISWA dari The Hong Kong Institute of Education (HIKIEd) didampingi Indonesia International Work Camp (IIWC) mengunjungi Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo, beberapa waktu lalu. Rombongan disambut oleh pimpinan fakultas, dosen dan seluruh organisasi kemahasiswaan, BEM, SMF, HMJ dan UKM.

“Kunjungan ini merupakan bentuk apreseasi terhadap Fakultas Tarbiyah untuk saling mengenal budaya dua negara” kata Dekan Fakultas Tarbiyah, Suja’i. Selain itu, kehadiran 9 mahasiswa Hong Kong ini menjadi motivasi bagi mahasiswa Tarbiyah agar bisa memperkuat jaringan luar negeri.

Senada dengan itu, Pembantu Dekan I, Ruswan, menegaskan pentingnya program kerjasama luar negeri.

“Apalagi di Tarbiyah memang mempunyai program studi Bahasa Inggris” ungkapnya.

Dengan adanya tamu dari luar negeri ini, menurut Ruswan, mahasiswa IAIN akan dengan sendirinya belajar bahasa asing. “Tentunya ini sangat positif dan kami harap mahasiswa IAIN tetap memperkaya wawasan bahasa asing,” lanjutnya.

Team leader IIWC, Alimah, menyatakan bahwa program IIWC bertajuk “Environment and education” ini dilakukan 17 – 29 April 2011. Peserta program ini adalah 9 mahasiswa asal Hongkong dan 3 mahasiswa dari Indonesia, termasuk 1 mahasiswa dari PGMI IAIN Walisongo.

Dua program besar yang dilakukan selama di Indonesia adalah “planting 6.000 mangrove seeds” dan “world earth day campaign”. Termasuk juga IIWC hadir ke sekolah dan kampus untuk melakukan kampanye pendidikan. “Kehadiran kami di Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo ini hendak mencari tahu bagaimana pendidikan Islam disini agar mahasiswa Hong Kong tahu” tambah Alimah.

Rika salah satu mahasiswa Hongkong menjelaskan tentang budaya yang ada di negaranya. Secara silih berganti para mahasiswa Hongkong memaparkan kondisi geografis, sejarah sebelum merdeka dan setelah merdeka pada 1 Juli 1997 merdeka bergabung ke China. Salah satu festival Hongkong yang dipaparkan adalah Ching Ming Festival, Dragon Bout Festival dan Chung Yeung festival. Sedangkan bahasa yang digunakan adalah Inggris, China,  Mandarin dan cantonise.

“Makanan favorit yang ada di Hongkong salah satunya adalah Dim Sum, Shao Mai dan Xia Jiao” kata Chenti, mahasiswi HIKIEd. Ia juga menceritakan bahwa tempat tempat shoping yang bagus adalah Tsim Sha Tsui. “Kami sangat berharap mahasiswa IAIN Semarang bisa hadir ke Hongkong” imbuhnya.

Mahasiswi HIKIEd lainnya, Pengky menambahkan pentingnya cinta lingkungan dan pendidikan. “Indonesia sebagai negara Republik sangat perlu mengajak seluruh mahasiswanya cinta lingkungan dan cinta pendidikan” jelasnya. PortalSemarang.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.