Magister Administrasi Undip jalin MoU dengan VNU

Magister Administrasi Universitas Diponegoro (Undip) menjalin kerjasama dengan Vietnam National University (VNU) . Perjanjian MOU ini ditandatangani oleh Prof.Sudharto P Hadi MES P.hD selaku Rektor Undip dan Prof. Prof. Dr. Nguyen Van Hieu selaku Director Office for International Affair and Program University of Social Sciences end Humanities di Gedung Pascasarjana Undip Pleburan pada Sabtu (7/4).

Undip dan VNU menyepakati kerjasama dari segi pertukaran keilmuan. Hal tersebut diharapkan akan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mutu pada masing-masing universitas. Adapun bidang yang tercantum dalam MOU tersebut meliputi pertukaran pelajar, pengembangan tenaga pengajar dan studi riset bersama.

Dalam sambutannya Prof.Sudharto menyampaikan pentingnya kerjasama seperti ini untuk pencapaian universitas berkelas dunia bagi kedua belah piahk. baik di Undip dan di VNU pada 2020 nanti. Diharapakan Dengan kerjasama ini baik Undip dan VNU mampu melakukan seminar dan conference bersama atas beberapa isu internasional. Semoga nantinya Undip dan VNU dapat menjalin kembali MOU serupa pada beberapa program study yang lainnya.

Di tempat yang sama Prof.Dr. Nguyen Tuan Anh mengutarakan dengan kerjasama ini. mahasiswa yang melakukan pertukaran pelajar akan mampu mempelajari sekaligus 2 sistem pendidikan di 2 negara. Sehingga nantinya mereka juga akan menjadi lulusan yang memimiliki kualitas lebih.

Kuliah Umum

Selain menjalin MOU dengan Undip. Dr.Nguyen Tuan Anh selaku Deputy Head, Department of Theory and Methodology in Sociology VNU juga memberikan kuliah umum “Human Recource Quality Improvement toward Internaional Competitiveness” kepada mahasiswa magister administrasi.

Dalam kuliah umumnya Dr.Nguyen Tuan Anh menyoroti masih kurangnya efektifitas system pendidikan di negaranya dikarenakan beberpa factor seperti Banyaknya Dosen dan kurikulum yang belum Modern dan Update sesuai dengan Kebutuhan akademik saat ini.

“Selain itu banyaknya lulusan universitas yang masih menggagur juga menjadi sorotan yang penting, hal ini disebabkan oleh karena banyak para lulusan tersebut yang tidak memiliki skill yang dibutuhkan. Oleh karena itu basic dari pemeberian materi pembelajaran harus berasal dari kebutuhan yang ada saat ini” papar Nguyen.

“Solusinya menurut Nguyen pendidikan saat ini harus menggunakan metode pembelajaran yang aktif-interaktif dan berpusat kepada Siswanya. Kemudian dari sisi tenaga pengajarnya, yaitu dengan Mengirimkan tenaga pengajar ke universitas asing untuk di training atau bisa juga dengan mengundang tenaga pangajar asing untuk menjadi tenaga pengajar di institusi pendidikan tersebut,” kata Nguyen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.