Lima Tahun PORTALSEMARANG.COM, Inilah Lima Rahasia dari Dapur Redaksi

Usia PORTALSEMARANG.COM genap lima tahun pada Januari 2016. Sudah setengah dekade website ini menebar informasi: sebagian (kecil) mencerahkan, sebagian (lainnya) “menyesatkan”. 🙂

Bagi redaksi, usia lima tahun adalah adalah usia yang seru. Ibarat manusia, usia ini ada di usia Taman Kanak-Kanak. Ini adalah usia emas yang senantiasa dipenuhi kegembiraan.

Nah, di usia yang “kenak-kanakan” ini, izinkan kami “membocorkan”rahasia tentang kami. Mudah-mudahan ini menjadi semacam “laporan pertanggungjawaban” kepada pembaca.

Lima Tahun Portal

Pertama, Berawal dari Kelakar: Ayo Bikin Prostitusi Online

Jauh hari sebelum Robi Abbas tertangkap, pada 2011 kami sudah merancang semacam kegiatan “pengabdian masyarakat” untuk meng-online-kan prostitusi Semarang. Dengan nada kelakar (namanya juga kelakar, ya gak serius lah), kami khwatir para PSK akan gulung tikar kalau tidak didukung manajemen dan pemasaran yang berbasis teknologi informasi.

Salah seorang di antara kami – yang paling senior sekaligus paling tengil – usul supaya Sunan Kuning dionlinekan. Maka dicarilah domain sunankuning.com. Namun sayang, domain itu sudah diambil orang.

Ketiadaan domain ternyata ada hikmahnya. Kami merasa itu cara Tuhan mencegah mereka menunaikan niat “baik” itu. Kami segera mendapat pencerahan bahwa prostitusi adalah kegiatan haram. Maka kami membatalkan rencana “baik” itu.

Setelah menempuh diskusi demi diskusi, yang alot, melelahkan, banting meja, banting diri, dan banting puntung rokok, salah satu dari kami mengusulkan PORTALSEMARANG.COM.

Kedua, A9ama Kami adalah Jurnalisme Gembira

Para pendiri PORTALSEMARANg.COM adalah aktivis dan alumni pers mahasiswa. Kami enek karena merasa berita-berita di televisi dan koran banyak yang menimbulkan efek buruk bagi pembacanya.

“Bisakah jurnalisme digunakan untuk tujuan yang sederhana namun baik: menggembirakan pembaca?” itulah pertanyaan yang awalnya dilontarkan salah seorang dari kami.

Tim kecil pendiri PORTALSEMARANG.COM kemudian membuat diskusi kecil, membuka-buka kembali buku teori jurnalistik yang sudah dipak dalam kardus. Dan simpulannya: jurnalisme bisa kok digunakan untuk membuat pembaca bergembira. Kami menyebut itu sebagai “jurnalisme gembira”. Dan itulah “dasar filsofos, konstitusional, dan yuridis” kami.

Ketiga, Berapa Pengunjung dan Pagewiews Kami?

Pertanyaan paling sering yang dilontarkan oleh kawan pembaca adalah: berapa pengunjung PORTALSEMARANG.COM?

Rekor yang tercatat di statistik kami, pageviews paling banyak dalam sehari adalah 78.376. Dengan pengunjung lima digit saja, ternyata website kami ambrol karena bandwith yang kami miliki kecil.

Di hari-hari biasa, fluktuasi pengunjung PORTALSEMARANG.COM “hanya” kisaran 12.000 sampai 26.000 views.

Keempat, Ditawar dengan Harga Recehan: Rp25 Juta

Pernah ada seorang tim sukses calon wali kota yang datang pada kami dan menawar PORTALSEMARANG.COM dengan harga Rp25 juta. Konon, portal berita ini akan disulap sebagai media partisan untuk memoles citra sang kandidat.

Tapi redaksi menolak uang “recehan” itu. Sebagai pembanding, di checkwebsiteprice.com, PORTALSEMARANG.Com dihargai $2.511 atau sekitar Rp36 juta.

“Memelihara media online adalah memelihara masa depan. Mungkin kini masih bayi, tapi kalau disusui, dia akan tumpuh menjadi dewasa:kuat dan cerdas.”

Kelima, Merasa Terlalu Maskulin

Salah satu yang membuat redaksi sedih adalah, sejak didirikan hingga sekarang, semua awak redaksi PORTALSEMARANG.COM adalah laki-laki jomblo. Kondisi ini berimbas pada frame berita yang terlalu maskulin.

Lihatlah tulisan seru-seruan di rubrik Muda & Gembira, hampir seluruhnya ditulis dengan frame laki-laki. Bahkan kadang parah: framing kelaki-lakian itu tampak begitu kuat, bahkan cenderung libidal.

Situasi itu sudah coba diatasi dengan merekrut penulis perempuan. Sebuah lowongan kami tawarkan, tapi lamaran yang masuk ternyata laki-laki juga. Ini kutukan yang menyedihkan.

Sampai-sampai, salah satu dari kami berujar dengan serampangan”Ada gak sih perempuan di Semarang yang suka nulis?” Ini pertanyaan aneh yang belum pernah kami jawab.

Rahmat Petuguran
Pemimpin Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.