Lakukan 5 Hal Ini untuk Hindari Penipuan Berkedok Lowongan Kerja

Modus penipuan kini semakin variatif. Salah satunya dengan membuat rekrutmen karyawan di perusahaan-perusahaan tertentu.

Tidak hanya perusahaan kecil yang dimanfaatkan. Belakangan, perusahaan seperti Djarum, PT Pusri, bahkan Pertamina dicatut namanya oleh penipu.

Yang mengherankan, karen tidak teliti, ternyat masih banyak orang yang terkena tipuan semacam itu. Korban biasanya menderita kerugian financial karena telanjur mengirimkan sejumlah uang kepada pelaku.

Agar hal itu tidak terjadi kepada Anda dan keluarga Anda, sebaiknya lakukan 5 hal ini.

1. Periksa Email dan Website Perusahaan

Banyak perusahaan memanfaatkan email dalam proses rekrutmen karyawan. Pelamar diminta untuk mengirimkan lamaran dan curriculum vitae melalui email. Cara ini dilakukan agar proses perekrutan bisa berjalan lebih cepat dan efisien.

Jika Anda menemukan hal demikian, sebaiknya Anda teliti alamat email terlebih dahulu. Perusahaan-perusahaan nasional selalu menggunakan alamat email resmi. Biasanya, alamat email resmi menggunakan domain sesuai website resmi berakhiran .co.id.

Jika Anda menemukan alamat email dengan domain yang meragukan, sebaiknya Anda konfirmasi. Beberapa penipu sengaja menyiapkan alamat domain yang mengcoh. Misalnya, dengan menggunakan nama perusahaan tapi domain luar negeri.

2. Konfirmasi Langsung pada HRD

Tidak setiap perusahaan memiliki alamat email resmi, khususnya perusahaan-perusahaan kecil. Mereka masih menggunakan alamat email gratis, seperti yahoo atau gmail.

Jika Anda menemukan alamat email demikian, sebaiknya konfirmasi langsung melalui telepon. Konfirmasilah kepada bagian Human Resourche Development (HRD). Mereka biasanya akan menjawab dengan terbuka.

3. Lacak Rekam Jejak Perusahaan

Anda bisa menggunakan google untuk melihat rekam jejak perusahaan. Perusahaan yang baik, apalagi berskala nasional, memiliki website resmi.

Rekam jejak dapat dilihat dari website resmi, pemberitaan media, atau komentar masyarakat. jika hasil penlusuran Anda menunjukkan bahwa perusahaan cukup kredibel, Anda bisa meneruskan untuk melamar.

Sebaliknya, jika Anda ragu, sebaiknya Anda abaikan.

4. Jangan Bayar Apa pun

Para penipu selalu mendesak calon korbannya, baik melalui telepon, sms, maupun email. Mereka mengatakan akan membantu Anda asal Anda membayarkan sejumlah uang.

Ingat, perusaahn yang kredibel selalu ingin menerima karyawan berkualifikasi tinggi. Mereka tidak akan mengorbankan perusahaannya dengan menerima karyawan yang rela membayar hanya untuk masuk kerja.

Jika Anda temukan bujukan-bujukan demikian, segera abaikan.

5. Laporkan kepada Polisi

Banyak korban penipuan merasa yakin saat mereka membayar. Seperti orang terhipnotis, mereka mengikuti instruksi penipu.

Jika hal telanjur terjadi, segera laporkan kepada polisi dengan menyertakan nomor telepon, alamat email, dan nomor rekening bank yang Anda kirimi uang.

Semoga informasi ini membuat Anda lebih berhati-hati. Bagikan informasi ini kepada teman-teman Anda. Jangan sampai niat baik untuk mendapat pekerjaan justru berakhir dengan kekecewaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.