Kunto: Kejujuran Jauh Lebih Penting

KEJUJURAN siswa, guru, dan pengawas dinilai lebih penting daripada target kauntitatif yang diperoleh selama Ujian Nasional ( UN). Karena itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, melalui kepala Dinas Pendidikan Nasional Kunto Nugroho, mengaku tidak membuat target prosentase kelulusan.

“Tidak, tidak ada target apa pun, misalnya harus sekian persen yang lulus, kecuali target kejujuran. Kami memang menargetkan UN berjalan dengan penuh kejujuran. Siswa jujur, guru jujur, pengawas pun jujur,” kata Kunto di sela-sela pemantauan UN di Kabupaten Magelang.

Pemantauan di SMA Bandongan dan SMA Taruna Nusantara itu dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Rektor Unnes Sudijono Sastroatmodjo, Direktur Pembinaan SMA Ditjen Mandikdasmen Kemdiknas Sungkowo, dan para pejabat Dinas Pendidikan lainnya.

Dimintai tanggapan terhadap banyaknya siswa yang melakukan kesalahan dalam mengisi data pokok siswa pada lembar jawab komputer (LJK) UN, Kepala Dinas menganggapnya sebagai sesuatu yang manuasiawi. “Manuasiawilah kalau dari satu juta lebih siswa ada yang salah-salah mengisi. Tapi secara keseluruhan, sejauh ini tidak ada masalah berarti,” katanya.

Kepada para wartawan, Rektor Unnes Sudijono Sastroamtmodjo menyebut UN telah berjalan dengan baik.

“Pengalaman telah menjadi modal bagi semua pihak sehingga UN di Jawa Tengah tahun ini berjalan dengan sangat baik,” kata Sudijono.

Dia juga menandaskan, Unnes sebagai institusi yang mendapatkan mandat dalam penyelenggaraan pengawasan dan pemindaian tak ingin tampil one man show. “Di berbagai daerah, kami selalu menggandeng teman-teman perguruan tinggi setempat,” katanya.  PortalSemarang.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.