Kesuksesaan Bisa Diraih Saat Seseorang Mampu Bertahan

Niken Dwi Hapsari

Niken Dwi Hapsari

“Kesuksesan yang sebenarnya adalah ketika kita benar-benar bertahan, di saat orang lain menyerah,” demikian dinyatakan Niken Dwi Hapsari sebagai prinsip hidupnya.

Selain itu, menurut mahasiswi semester 5, D3 Public Relation UNDIP ini, orang yang ingin berusaha jangan ragu-ragu atau bahkan takut. “Tidak perlu berpikir untuk benar-benar siap, tapi mulai lakukan,” katanya.

Prinsip ini telah dibuktikan oleh Niken dalam kehidupannya. Di usianya yang relatif muda, yaitu 20 tahun, anak kedua dari dua bersaudara ini telah mendapatkan kesempatan untuk hidup di luar negeri, yaitu Polandia selama 7 (tujuh) minggu di tahun 2013. Butuh perjuangan yang tidak mudah untuk bisa lolos mengikuti program tahunan student exchange dari lembaga AIESEC ini. Niken harus mengikuti serangkaian tes, termasuk wawancara dan kompetensi berbahasa Inggris. Di sana Niken mengikuti workshop, training, dan masuk lembaga yayasan anak disabled children. “Aku di sana lebih ke kesenian Indonesia, lalu tukar budaya di yayasannya itu,” katanya.

Perjuangan Niken sebagai anak muda yang terus bertahan dalam berjuang tidak sebatas pada program pertukaran pelajar saja. Di kampusnya Universitas Diponegoro Semarang, Niken turut berpartisipasi dalam seleksi Mahasiswa Berprestasi alias Mawapres tahun 2014. Pada tahap awal, Niken berhasil lolos menjadi juara 1 tingkat Fakultas di FISIP, mengalahkan 4 pesaingnya dari jurusan lain. Ketekunan gadis berambut hitam panjang ini akhirnya mengantarkannya menjadi juara 1 Mawapres tingkat Universitas. Seleksi final dilakukan di Salib Putih Salatiga, dimana para peserta yang merupakan perwakilan berbagai Fakultas di Undip dikarantina selama 3 hari 2 malam di bulan April 2014. Hasil dari seleksi adalah juara satu tingkat D3 dan juara satu tingkat S1. Tema karya tulis yang dipersaingkan Niken dalam seleksi ini adalah: Kampanye orang tua, khususnya ibu rumah tangga, supaya anak-anaknya didongengkan sebelum tidur. Tema tentang kampanye ini sejalan dengan bidang studi yang sedang dipelajari Niken di kuliah, yaitu public relation.

Selain menjadi Mawapres tingkat Universitas, saat ini di kampusnya Niken aktif menjabat sebagai Ketua divisi komunikasi di tingkat Himpunan Mahasiswa Jurusan/Prodi. Hal ini membuktikan bahwa pandangan umum yang menyatakan kegiatan organisasi kampus membuat prestasi akademik mahasiswa turun adalah tidak benar. Kegiatan lain yang diikuti Niken yang selaras dengan perkuliahannya adalah dengan bergabung di organisasi humas, Perhimpunan Hubungan Masyarakat Muda Semarang. Di organisasi ini secara musyarawarah pada 2013 Niken dipilih menjadi Ketua Perhumas Muda Semarang.

Tentunya dengan berbagai aktivitas ini Niken menjadi sibuk. Tak mudah bagi seorang mahasiswa untuk membagi waktu untuk kuliah dan aktif di organisasi. Namun putri pasangan pendidik dari Kendal, Bp Wahyudi dan Ibu Setyastuti ini memilih untuk bertahan. Dan Niken pun berharap anak-anak muda yang lain bisa seperti dirinya, apabila memiliki mimpi atau cita-cita untuk segera mulai melangkah dan terus bertahan demi meraih kesuksesan. @yozar_f_a

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.